Kelompok bersenjata menyerang hotel di Mali

Mali Hak atas foto AFP
Image caption Tentara mengepung hotel yang diserang sekelompok orang bersenjata di Bamako, Mali.

Sekelompok bersenjata menyerang hotel Radisson Blu di pusat kota Bamako, ibukota Mali.

Dua orang dari mereka mengurung 140 orang tamu hotel dan 30 pegawai dalam situasi 'penyanderaan', kata pemilik hotel dalam pernyataan mereka.

Media playback tidak ada di perangkat Anda

Polisi telah mengepung hotel itu dan para pria bersenjata menembak sambil berteriak 'Allahu Akbar!' menurut petugas keamanan, seperti dikutip kantor berita Reuters.

Wartawan BBC melaporkan Hotel Radisson Blu milik Amerika Serkat itu biasanya ditinggali oleh para pekerja asing yang bekerja di Mali.

Hak atas foto AP
Image caption Warga berlarian dari hotel Radisson Blu yang diserang sekelompok orang berenjata.

Seorang tamu asal Cina melaporkan kepada kantor berita Xinhua lewat aplikasi pesan di telepon genggamnya bahwa ada beberapa warga Cina lain terkurung di sana.

Petugas keamanan menyatakan kepada kantor berita AFP bahwa serangan terjadi di lantai tujuh, dan orang-orang bersenjata menembak di lorong-lorong hotel.

Beberapa laporan menyebutkan sepuluh orang terlibat dalam penyerbuan ini.

Rezidor Hotel Group -yang memiliki Radisson Blu- mengatakan mereka terus menjalin kontak dengan pihak berwenang setempat untuk menawarkan segala dukungan guna memulihkan keselamatan dan keamanan di hotel.

Bulan Agustus lalu, tersangka militan Islam menyerang dan membunuh 13 orang, termasuk lima staf PBB dalam sebuah penyanderaan di pusat kota Sevare di Mali.

Berita terkait