Dewan Keamanan PBB keluarkan resolusi lawan ISIS

Hak atas foto AP
Image caption Semua negara anggota PBB diimbau untuk 'menggandakan upaya untuk mencegah dan menekan serangan teroris'.

Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) secara bulat menyetujui sebuah resolusi untuk ‘menggandakan’ aksi melawan kelompok milisi ISIS menyusul rangkaian serangan di Paris pekan lalu.

Resolusi 2249 itu mendesak semua anggota PBB untuk ‘menempuh semua langkah yang diperlukan’ dalam perlawanan terhadap ISIS.

Dalam dokumen resolusi yang disusun Prancis tersebut, semua negara anggota PBB sebaiknya ‘menggandakan dan mengoordinasikan semua upaya mereka untuk mencegah dan menekan serangan teroris’.

Diserukan juga kepada semua negara untuk ‘membasmi tempat perlindungan’ ISIS dan berbagai kelompok milisi lainnya yang beroperasi di sejumlah bagian Irak dan Suriah.

Akan tetapi, resolusi tersebut tidak menyebutkan Bab VII Piagam PBB yang memungkinkan digunakannya kekuatan militer.

Padahal, Prancis dan Rusia berpendapat bahwa aksi militer sudah bisa dibenarkan karena negara-negara berhak melindungi diri dari serangan.

Image caption Rusia meluncurkan sejumlah rudal jelajah dari kapal-kapal perang di Laut Kaspia.

Serangan Rusia

Di Suriah, Rusia mengatakan telah menambah jumlah pesawat tempur menjadi 69 unit.

Bahkan, Rusia telah menembakkan beberapa rudal jelajah dari kapal-kapal perang di Laut Kaspia. Rentetan rudal itu dilaporkan telah menghantam Provinsi Deir al-Zour yang terletak di antara Kota Raqqa yang dikendalikan kelompok ISIS dan kantung kekuatan jihadis di Irak.

Pada Jumat (20/11) saja, militer Rusia telah melepaskan 18 rudal jelajah dan diklaim telah mengenai tujuh target kelompok milisi di Raqqa, Idlib, dan Aleppo.

Kelompok pemantau hak asasi manusia Suriah mengatakan pesawat tempur Rusia dan Suriah telah melakoni 50 aksi pengeboman di Provinsi Deir al-Zour.

Koresponden BBC di Moskow melaporkan bahwa Kementerian Pertahanan Rusia melansir rekaman video yang memperlihatkan beberapa serdadu menulis pesan pada bom-bom dengan kalimat, ‘Ini balasan untuk warga kami yang meninggal’ serta ‘Ini untuk Paris’, sebelum memasukkannya ke pesawat.

Berita terkait