Pilot Rusia diselamatkan setelah pesawatnya ditembak Turki

Pesawat Rusia Hak atas foto Reuters
Image caption Pesawat tempur Su-24 milik Rusia melancarkan operasi dari pangkalan udara di Latakia, Suriah.

Seorang pilot Rusia yang sempat dinyatakan hilang setelah pesawat tempurnya ditembak jatuh oleh Turki ketika melancarkan serangan udara di Suriah berhasil diselamatkan, kata pejabat Rusia.

Kepastian itu dikatakan oleh Letjen Sergey Rudskoy, pejabat militer Rusia.

Pilot pertama sudah dipastikan tewas, demikian pula seorang marinir yang terlibat dalam operasi penyelamatan gabungan Rusia-Suriah.

Pilot kedua diselamatkan melalui operasi selama 12 jam yang melibatkan pasukan khusus.

"Operasi berakhir dengan sukses. Pilot kedua dibawa ke pangkalan kami. Ia hidup dan sehat," kata Sergey Rudskoy, seperti dikutip kantor berita Ria Novosti.

Sistem rudal

Ditambahkannya kedua pilot diserang ketika menyelamatkan diri dengan parasut dari pesawat tempur setelah ditembak oleh militer Turki.

Turki berkata pesawat tempur Rusia masuk ke dalam wilayah udaranya tetapi Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pesawat tersebut terbang di atas wilayah Suriah.

Hak atas foto Reuters
Image caption Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut penembakan pesawatnya sebagai "penikaman dari belakang".

Peristiwa itu, kata pemerintah Rusia, tidak akan menghentikan serangan Rusia terhadap kelompok-kelompok pemberontak di Suriah dengan sasaran utama kelompok yang menamakan diri Negara Islam (ISIS).

Misi pengeboman sekarang akan dikawal oleh pesawat-pesawat tempur untuk memberi perlindungan dan sistem rudal antipesawat paling canggih yang dimiliki Rusia akan dikerahkan ke pangkalan udara di Latakia, Suriah.

Berita terkait