PBB: Eropa seharusnya lebih banyak membantu pengungsi

unhcr Hak atas foto AP
Image caption Komisaris Tinggi UNHR yang baru, Filippo Grandi, menemui pengungsi di kamp di Lebanon.

Negara-negara Uni Eropa dapat menerima lebih banyak pengungsi dari Suriah jika bekerja sama dengan lebih baik, kata pimpinan baru Badan Pengungsi PBB (UNHCR) kepada BBC.

Diplomat Italia, Filippo Grandi, yang mengambil alih posisi tersebut dari Antonio Guterres tahun ini sebagai komisaris tinggi UNHCR, berbicara saat mengunjungi Lebanon.

Grandi juga mendorong EU untuk lebih membantu pengungsi Suriah di luar Eropa.

Para pemimpin EU memperingatkan adanya masalah setelah lebih satu juta migran masuk secara gelap tahun lalu.

Perdana Menteri Prancis, Manuel Valls, mengatakan kepada BBC minggu ini,"Jika Eropa tidak bisa melindungi perbatasannya, ini adalah pemikiran tentang Eropa yang dapat diragukan."

Pada hari Jumat (22/01) rekannya dari Belanda, Mark Rutte, memperingatkan,"Ketika musim semi tiba dan jumlahnya berlipat empat kalinya, kita sebagai EU tidak dapat lagi mengatasi jumlahnya."

Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi yang baru menemui para pengungsi di sejumlah kamp di Lebanon dan Yordania.

Berbicara kepada wartawan BBC, Quentin Somerville, Grandi mengatakan,"Eropa dapat menyerap lebih banyak pengungsi yang sebenarnya jika dilakukan pengaturan yang lebih baik antara berbagai negara anggota.

"Meskipun demikian, kami memahami kesulitannya. Ini adalah kesulitan kemasyarakatan dan politik yang sangat pelik."

Berita terkait