Kritik atas keharusan gelang 'pencari suaka' di Inggris

Gelang 'pencari suaka'
Image caption Gelang dimaksudkan sebagai tanda untuk mendapat makanan gratis tiga kali sehari.

Pemerintah Inggris akan menghadapi pertanyaan di parlemen terkait dengan pencari suaka yang diharuskan menggunakan gelang berwarna terang di Cardiff, Wales.

Hal itu disampaikan Jo Stevens, juru bicara kubu oposisi dari Partai Buruh untuk urusan kehakiman, seperti dilaporkan koran The Guardian.

Stevens menegaskan bahwa laporan tentang penggunaan gelang itu jelas tidak sesuai dengan kebaikan dan kemurahan warga di wilayah pemilihannya dan warga Cardiff secara umum atas para pencari suaka dan pengungsi selama ini.

Keharusan para pencari suaka yang tinggai di Lynx House, Cardiff, agar memakai gelang plastik berwarna cerah dimaksudkan sebagai tanda untuk mendapat makanan gratis tiga kali sehari.

Namun perusahaan yang mendapat kontrak pengadaan makanan menyatakan keharusan memakai gelang kini sudah dicabut.

Gelang plastik itu jika sudah dicabut tidak bisa dipasang lagi yang membuat warga biasa bisa mengetahui para pencari suaka.

Dan beberapa pencari suaka mendapat ejekan dari warga yang menentang kehadiran pengungsi.

Hak atas foto Reuters
Image caption Pintu rumah penampungan pengungsi sempat dicat merah di Middlesbrough,

Seorang pencari suaka, Eric Ngalle, mengatakan kepada BBC bahwa dia menghabiskan waktu di Lynx House selama dua bulan dan harus menggunakan 'gelang pencari suaka'.

Dia berpendapat pemakaian gelang membuat para pencari suaka 'tertekan' dan sudah mengajukan protes tapi tidak ditanggapi pihak berwenang.

Sebelumnya, di Middlesbrough -di Inggris timur laut- perusahaan kontraktor pengadaan penampungan pengungsi mengecat semua pintu rumah pengungsi dengan warna merah.

Sejumlah penghuni rumah bercat merah kepada The Times mengatakan penamakan rumah yang mencolok bisa menjadikan mereka sebagai 'sasaran kemarahan atau perlakuan buruk lain'.

Setelah mendapat kecaman meluas, perusahaan bersangkutan mengatakan akan mengganti cat rumah tersebut.

Berita terkait