Belanda usulkan pemulangan langsung pengungsi ke Turki

Pengungsi Hak atas foto AP
Image caption Pemulangan secara langsung diharapkan bisa diterapkan pada musim semi tahun ini.

Para pengungsi dan pendatang yang tiba di pulau-pulau Yunani akan segera dipulangkan dengan feri ke Turki, berdasarkan rencana yang disusun Belanda.

Usulan yang diajukan pemimpin Partai Buruh Belanda, Diederik Samsom, menyebutkan sebagai imbalan maka Uni Eropa setiap tahunnya akan menerima 250.000 pengungsi yang saat ini berada di Turki.

Lebih dari 850.000 orang tiba di pulau-pulau Yunani dari Turki tahun lalu dan sebagian besar berasal dari Suriah, Irak, dan Afghanistan.

Pemulangan rencananya akan mulai dilakukan pada musim semi, ketika cuaca mulai membaik dan gelombang besar pengungsi pendatang baru akan tiba.

Hari Rabu, Komisi Eropa mengatakan Yunani secara serius mengabaikan kewajibannya untuk mengendalikan perbatasannya dengan negara-negara yang tidak bergabung dengan visa Schengen.

Usulan yang diajukan Belanda ini diharapkan bisa menjadi salah satu jalan ke luar atas krisis pengungsi ini.

Hak atas foto Reuters
Image caption Sepanjang Januari 2016 saja, 46.000 pengungsi tiba di Yunani.

Sebelumnya, Swedia mengatakan sekitar 80.000 pendatang yang tiba sepanjang tahun lalu gagal mendapat suaka dan terancam deportasi.

Sepanjang Januari 2016 ini saja 46.000 pendatang tiba di Yunani namun sekitar 200 tewas karena perahu kecelakaan di laut.

Dalam insiden terbaru, Kamis 28 Januari, penjaga pantai Yunani menyebutkan sedikitnya 24 pengungsi tewas di lepas pantai Samos karena perahu mereka tenggelam dan sebagian korban jiwa adalah anak-anak.

Sehari sebelumnya, tujuh pendatang -termasuk dua anak- yang meninggal di lepas pantai Kos juga karena perahunya tenggelam.

Berita terkait