Lech Walesa pernah 'jadi informan bayaran' komunis

Lech Walesa Hak atas foto AP
Image caption Pengadilan khusus tahun 2000 sudah membersihkan Lech Walesa dari tuduhan berkolaborasi dengan komunis.

Lembaga sejarah Polandia mengatakan mendapatkan sejumlah dokumen yang mengindikasikan mantan presiden dan pemimpin gerakan Solidaritas, Lech Walesa, adalah informan komunis.

Dokumen tersebut diambil awal pekan ini dari rumah mantan menteri dalam negeri di zaman pemerintah komunis, Jenderal Czeslaw Kiszczak.

Kepala Lembaga Sejarah Nasional, Lukasz Kaminski, mengatakan dokumen yang ditemukan tampak asli.

Ditambahkan bahwa istri Jenderal Kiszczak ingin menjual dokumen setebal 279 halaman, yang masih belum diperiksa secara seksama dan kelak akan dibuka untuk umum.

Hak atas foto Reuters
Image caption Lech Walesa merupakan pemimpin gerakan Solidaritas yang memicu perubahan politik di Polandia.

Walesa sendiri sudah sejak dulu membantah kalau dia merupakan informan komunis pada masa 1970-an dan sebuah pengadilan khusus tahun 2000 sudah membersihkan dia dari tuduhan tersebut.

Mantan presiden tersebut mengatakan dokumen itu bukan berasal dari dia, seperti dikutip sebuah stasiun radio Polandia.

Komitmen bekerja sama

Menurut Kaminski, rincian di dalam dokumen tentang Walesa mencakup periode 1970 hingga 1976.

Hak atas foto EPA
Image caption Lech Walesa berulang kali membantah tuduhan bekerja sama dengan polisi rahasia.

"Di dalam berkas pribadi itu ada amplop dan di dalam amplop terdapat satu komitmen tulisan tangan untuk bekerja sama dengan polisi rahasia yang ditandatangan Lech Walesa-Bolek," jelasnya.

Selain itu juga ada 'konfirmasi tulisan tangan tentang penerimaan dana' yang ditandatangani dengan nama samaran 'Bolek'.

"Di dalam berkas pekerjaan ... ada banyak laporan dari informan rahasia dengan nama samaran 'Bolek' dan catatan pejabat polisi rahasia dari pertemuan dengan informan rahasia," tambah Kaminski.

Dalam sebuah wawancara dengan BBC tahun 2008, Walesa kembali menegaskan bantahan atas dugaan kolaborasinya tersebut.

"Yang seperti itu tidak terjadi. Saya tidak punya pengaruh atas yang dilakukan dan ditulis polisi rahasia."

Mantan pekerja galangan kapal ini merupakan pemimpin gerakan Solidaritas yang memicu perubahan politik di Polandia dan meraih Nobel Perdamaian tahun 1983 sebelum terpilih menjadi presiden pada 1990.

Berita terkait