Dampak besar kemungkinan jebolnya Bendungan Mosul

Bendungan Mosul Hak atas foto Reuters
Image caption Bendungan Mosul memasok air dan listrik ke kawasan Irak utara.

Kedutaan Besar Amerika Serikat di Baghdad memperingatkan risiko ambruknya Bendungan Mosul akan menyebabkan dampak 'serius yang tidak pernah terjadi sebelumnya'.

Pemeliharaan bendungan terganggu ketika sempat direbut oleh kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS pada tahun 2014 sebelum dikuasai kembali oleh pasukan Kurdi Peshmerga.

Menurut Kedubes AS, aliran air -jika bendungan jebol- bisa menewaskan sekitar 1,5 juta warga yang tinggal di sepanjang Sungai Tigris dengan kemungkinan mencapai ibu kota Baghdad.

Para penduduk kota Mosul dan Tikrit harus pindah sejauh 6km dari pinggiran sungai agar bisa selamat dari hantaman air.

Hak atas foto AFP
Image caption Sempat dikuasai ISIS selama 11 hari sebelum direbut kembali oleh pasukan Kurdi.

Peringatan terbaru ini merupakan yang terkeras, dengan tujuan untuk mempersiapkan upaya penyelamatan warga.

"Evakuasi yang cepat adalah cara paling efektif dalam menyelamatkan ratusan ribu jiwa warga Irak," seperti dinyatakan Kedutaan Besar AS.

Bagaimanapun diakui bahwa tidak ada informasi khusus yang mengindikasikan kapan bendungan 'akan jebol' namun peringatan sebagai seruan berhati-hati.

Bendungan Mosul -yang terletak sekitar 50km dari kota Mosul- amat strategis karena memasok air dan listrik ke kawasan Irak utara, dan sempat dikuasai ISIS selama sekitar 11 hari pada Agustus 2015 lalu.

Berita terkait