Kasus penyanderaan di Sydney terkait perselisihan bisnis

Sydney Hak atas foto 7news

Peristiwa penyanderaan yang mematikan di sebuah pabrik di Sydney berkaitan dengan kasus perselisihan bisnis yang belum selesai, jelas kuasa hukum korban.

Michael Bassal, 43 tahun, tewas setelah dia dan dua saudara laki-lakinya, berusia 41 dan 34 tahun, ditembak ketika mereka tiba di toko untuk mendapatkan pembayaran kembali dari toko itu, jelas kuasa hukumnya.

Pria bersenjata Wayne Williams, 33 tahun, menembak dirinya sampai tewas setelah melakukan penyanderaan selama enam jam.

Ayahnya, Peter Williams, 52 tahun, akan diadili pada Selasa mendatang dengan dakwaan melakukan penembakan.

Polisi juga mendakwa dengan kasus penghakiman terhadap Peter Williams dan seorang perempuan berusia 30 tahunan.

Kuasa hukum Bassal bersaudara mengatakan mereka diundang ke pabrik itu untuk menyelesaikan perselisihan, dan mereka memiliki hubungan bisnis, serta membantah laporan media yang menyebutkan peristiwa itu terkait dengan geng motor.

Mereka telah mengontak Inline Signs, perusahaan yang mengelola tempat yang menjadi lokasi penembakan untuk memasok 'tanda petunjuk' untuk properti yang tengah mereka bangun," jelas kuasa hukum Richard Mitry dalam pernyataanya.

"Mereka telah membayar 'tanda petunjuk', tetapi pekerjaan belum dilakukan."

Dua laki-laki bersaudara yang selamat dilarikan ke RS Liverpool Hospital. salah satunya butuh oepasri segara, sementara yang lain dalam kondisi yang stabil.

Berita terkait