Penunjukan Lula sebagai anggota kabinet dihalangi

Lula da Silva Hak atas foto AFP
Image caption Lula da Silva memilih Dilma Rousseff sebagai penerusnya di partai dan menjadi presiden.

Seorang hakim Brasil menghalangi penunjukan mantan presiden Luiz Inacio Lula da Silva sebagai kepala staf Presiden Dilma Rousseff.

Hakim federal tersebut sudah mengeluarkan surat perintah yang menyatakan ada risiko penyelidikan kehakiman federal akan terhenti jika Lula menjadi menteri.

Berdasarkan UU Brasil, para anggota kabinet hanya bisa diadili oleh Mahkamah Agung dan bukan pengadilan federal.

Surat perintah hakim ini membuat 'konflik' antara pendukung dan pengecam Presiden Rousseff -yang ditunjuk Lula sebagai penerusnya- tampaknya menjadi semakin rumit.

Pemerintah mengatakan akan mengajukan banding atas keputusan hakim tersebut.

Hak atas foto AP
Image caption Penunjukan Lula sebagai kepala staf presiden memicu unjuk rasa antipemerintah.

Lula sedang dalam penyelidikan dengan tuduhan penyucian uang karena tidak mengungkapkan kepemilikan vila mewah di sebuah kawasan wisata eksklusif, yang berulang kali dibantahnya.

Penunjukan Lula sebagai kepala staf presiden dicurigai sejumlah pihak sebagai upaya untuk melindunginya dari penyelidikan hukum walau ditepis oleh Presiden Rousseff.

Aksi unjuk rasa para penentangnya marak di beberapa kota menjelang pelantikan namun para pendukung pemerintah juga turun ke jalan dan sempat terjadi bentrok antara kedua kubu di depan istana presiden.

Presiden Rousseff memiliki hubungan yang baik dengan Lula, yang sudah menyatakan mungkin akan mencalonkan diri lagi dalam pemilihan presiden tahun 2018.

Berita terkait