Korea Utara tembakkan rudal balistik ke laut

Hak atas foto .
Image caption Dengan jangkauan maksimal 1.300 km, Rodong memiliki kemampuan menjangkau semua wilayah Korea Selatan dan sebagian Jepang.

Korea Utara telah menembakkan rudal balistik ke laut, demikian keterangan para pejabat Korea Selatan dan AS.

Mereka mengatakan, rudal yang diluncurkan di kawasan lepas pantai di wilayah timur, terbang sekitar 800km dan jatuh ke dalam air.

Sejauh ini Korea Utara belum mengomentari tentang laporan tersebut.

Juru bicara Kementerian pertahanan AS mengatakan rudal kedua diluncurkan oleh Korut belakangan.

Presiden AS Barack Obama sebelumnya telah menjatuhkan sanksi baru terhadap Pyongyang, menyusul uji coba nuklir dan peluncuran satelit oleh negara itu.

AS membekukan berbagai properti Korea Utara di Amerika, melarang ekspor AS ke negeri itu, juga melarang investasi perusahaan-perusahaan AS di sana.

Perintah itu juga memperluas kewenangan untuk mendaftar-hitamkan siapapun, termasuk non-warga AS, yang berurusan dengan Korut.

Uji coba nuklir tanggal 6 Januari dan peluncuran satelit 7 Februari oleh Korut merupakan pelanggaran terhadap ketetapan sanksi PBB.

Mampu jangkau seluruh Korsel

Kantor berita Korea Selatan, Yonhap, yang mengutip sebuah sumber, mengatakan rudal kedua telah terdeteksi tetapi kemungkinan telah hancur di udara.

Hak atas foto AP
Image caption Dengan jangkauan maksimal 1.300 km, Rodong memiliki kemampuan menjangkau semua wilayah Korea Selatan dan sebagian Jepang.

Diduga rudal bernama Rodong itu adalah tipe rudal jarak menengah yang ditembakkan dari sebuah kendaraan peluncur.

Dengan jangkauan maksimal 1.300 km, Rodong memiliki kemampuan menjangkau semua wilayah Korea Selatan dan sebagian Jepang.

Letkol Michelle Baldanza, juru bicara Departemenpertahanan AS mengatakan: "Kami meminta Korea Utara menahan diri agar tidak meningkatkan ketegangan dengan negara-negara tetangganya."

Belakangan, latihan militer bersama AS dan Korea Selatan pada bulan ini juga menyebabkan ketegangan dengan Korut.

Berita terkait