PBB minta negara-negara kaya buka pintu bagi pengungsi Suriah

Pengungsi Suriah Hak atas foto Getty
Image caption Pengungsi anak-anak dari Suriah bermain di perbatasan Yunani-Masedonia.

Sekjen PBB Ban Ki-moon membuka konferensi pengungsi dengan menyerukan kepada komunitas internasional untuk berbuat lebih banyak guna menampung pengungsi Suriah.

Konferensi tingkat menteri di Jenewa yang diselenggarakan oleh Badan Pengungsi PBB (UNHCR) ini bertujuan memajukan upaya-upaya untuk memukimkan pengungsi Suriah.

"Saya meminta negara-negara untuk bertindak dengan solidaritas atas nama perikemanusiaan, dengan jalan membuat janji membuka pintu lebih lebar bagi masuknya pengungsi Suriah," kata Ban pada Rabu (30/03) di hadapan delegasi dari setidaknya 90 negara.

Caranya, kata sekjen PBB, mereka bisa diterima melalui program pemukiman kembali, perekrutan tenaga kerja, penyatuan dengan anggota keluarga yang sudah ada di negara penerima, atau melalui program pendidikan.

Hak atas foto AP
Image caption Ban Ki-moon mendesak negara-negara kaya membuka pintu untuk pengungsi Suriah.
Media playback tidak ada di perangkat Anda

Ditambahkannya para pengungsi mestinya diterima bukan dimusuhi sebab mereka suatu hari bisa bekerja sebagai perawat, pekerja, dosen atau menjadi mahasiswa.

UNHCR memasang target untuk menempatkan kembali hampir 500.000 pengungsi dari kelompok paling rentan yang selama ini mengungsi di negara-negara tetangga Suriah, termasuk Yordania dan Turki.

Berita terkait