Tentara Israel diadili karena dituduh membunuh warga Palestina

 Elor Azaria Hak atas foto AP
Image caption Sersan Elor Azaria dituduh menembak Abdul Fatah al-Sharif yang diketahui sudah tidak bisa bergerak.

Pengadilan seorang tentara Israel, yang didakwa membunuh karena menewaskan seorang penyerang Palestina yang terluka, telah dimulai di pengadilan militer di Jaffa.

Sersan Elor Azaria, 19 tahun, diduga menembak Abdul Fatah al-Sharif di kepalanya sementara pria berumur 21 tahun tersebut diketahui sudah tidak bisa bergerak di Hebron, Tepi Barat pada bulan Maret.

Tentara tersebut menyangkal telah melanggar peraturan militer Israel.

Kejadian yang terekam dalam video itu menimbulkan pertentangan pandangan di Israel.

Kelompok pembela hak asasi manusia menyatakan Sersan Azaria melakukan pembunuhan tanpa dasar hukum, sementara ribuan orang yang meyakini dia tidak melakukan kesalahan menghadiri unjuk rasa untuk menyatakan dukungan terhadapnya bulan lalu.

Sersan Azaria duduk di bangku di dalam ruang pengadilan sementara sidangnya dimulai pada hari Senin pagi (09/05).

Dewan hakim yang beranggotakan tiga orang membacakan dakwaan.

"Kebenaran akan terungkap. Jalannya akan panjang. Kita dapat mengatasinya," kata Binyamin Malka, anggota tim pembela tentara.

Berita terkait