Rakyat Inggris mencoblos dalam referendum Uni Eropa

referendum Hak atas foto AFP Getty
Image caption Seorang warga tiba di sebuah TPS di St. John the Baptist Church, Stadhampton, Oxford.

Penduduk Inggris, mulai dari Gibraltar sampai London, memberikan suara pada referendum yang akan menentukan apakah negara itu tetap atau keluar dari Uni Eropa.

Pada hari Kamis (23/06), jutaan warga Inggris memberikan suara pada pemungutan suara dalam referendum yang persaingannya ketat.

Hasil pemungutan suara ini diperkirakan dapat membatalkan keanggotaan Inggris di Uni Eropa dan memicu keadaan darurat terbesar dalam sejarah blok yang sudah berumur 60 tahun tersebut.

Hak atas foto AP
Image caption Perdana Menteri Inggris David Cameron dan istrinya memberikan suara di sebuah TPS di London.

Setelah dilakukannya kampanye sengit untuk TETAP atau MENINGGALKAN Uni Eropa, hasil referendum diperkirakan akan diketahui pada hari Jumat pagi.

Tempat pemungutan suara (TPS) mulai dibuka pada hari Kamis (23/06) pada pukul 07:00 hingga 22:00 waktu setempat.

Hak atas foto AP
Image caption Menteri Besar Skotlandia Nicola Sturgeon memberikan suaranya di Glasgow.

Pertanyaan yang diajukan dalam surat suara adalah: “Apakah Inggris tetap menjadi anggota Uni Eropa atau meninggalkan Uni Eropa?”

Pilihan yang mendapat lebih dari separuh jumlah penduduk yang memberikan suara akan dinyatakan menang.

Hak atas foto PA
Image caption Seorang pria memasuki TPS di sebuah peti kemas di Shelah Road, Halesowen, West Midlands.

Sebanyak 46.499.537 orang telah terdaftar untuk memberikan suara – sebuah rekor untuk pemungutan suara yang dilakukan di Inggris.

Terakhir kali Inggris mengadakan referendum terkait keanggotaan Masyarakat Ekonomi Eropa adalah lebih dari 40 tahun lalu.

Hak atas foto Reuters
Image caption Seorang pria tiba TPS untuk memberikan suaranya di London barat.

Berita terkait