Memanjat gedung markas Donald Trump, seorang lelaki ditangkap

pemanjat trump tower Hak atas foto EPA
Image caption Ia mengaku perlu bertemu Donald Trump untuk menyampaikan suatu pesan.

Polisi New York menangkap seorang pria yang mencoba untuk memanjat Trump Tower di tengah kawasan Manhattan menggunakan tali dan mangkup pengisap.

Para staf gedung melepas kaca jendela gedung untuk mencegahnya memanjat lebih tinggi lagi.

Polisi akhirnya memegang pria itu saat ia mencapai lantai 21 dan menariknya ke dalam gedung.

Gedung ini merupakan markas besar kampanye Donald Trump, calon presiden Partai Republik. Dia juga tinggal di gedung itu tetapi sedang tidak berada di New York.

Polisi menyebut pemanjat itu adalah seorang pria 20 tahun dari Virginia yang ingin bertemu Trump. Polisi mengatakan mereka percaya orang itu tidak bermaksud untuk menyakiti siapa pun.

Hak atas foto EPA
Image caption Lelaki itu mulai memanjat dari lantai lima.
Hak atas foto AP
Image caption kaca di lantai 21 dilepas untuk mencegahnya memanjat lebih jauh, dan polisi sudah siap untuk merenggutnya masuk gedung.

Dalam video YouTube yang diunggah awal pekan ini ia menggambarkan dirinya sebagai seorang 'peneliti independen' perlu menyampaikan 'pesan penting' kepada Trump.

Ia kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bellevue untuk pemeriksaan kejiwaan, kata polisi.

Saat peristiwa yang berlangsung hingga lima jam itu, banyak orang bergerombol di luar gedung sepanjang Fifth Avenue untuk menyaksikan.

Hak atas foto AP
Image caption Orang-orang berkerumun di pinggir jalan di luar Trump Tower, menyaksikan kejadian yang berlangsung hingga lima jam itu.

"Orang ini melakukan tindakan konyol dan berbahaya," kata Michael Cohen, salah seorang pemimpin Trump Organization.

Berita terkait