Perdana Menteri Prancis dukung pelarangan burkini

burkini Hak atas foto AP
Image caption PM Valls menyatakan burkini sebagai sebuah proyek politik yang terus-menerus merendahkan wanita.

Perdana Menteri Prancis Manuel Valls mendukung sejumlah larangan yang dikeluarkan di beberapa wilayah di negaranya terkait pakaian renang yang menutupi seluruh tubuh, burkini, yang populer di antara wanita Muslim.

Dalam sebuah wawancara dengan koran Prancis, "La Provence", Valls mengatakan pemakaian burkini tidak sejalan dengan nilai-nilai Prancis.

Dia menyatakannya pakaian itu merupakan sebuah proyek politik yang terus-menerus merendahkan wanita.

Tetapi, Valls melanjutkan, pelarangan burkini pada tujuh kota pantai Prancis bukanlah jalan keluar untuk mengatasi serangkaian serangan kelompok jihadis Islam yang terjadi di Prancis dalam beberapa bulan terakhir.

Salah satu tempat yang melarang burkini adalah Corsica setelah terjadinya perkelahian antara keluarga Afrika Utara dan para pemuda setempat.

Televisi France 3 melaporkan larangan diterapkan lewat rapat khusus pemerintah setempat pada hari Minggu (14 Agustus) di Sisco di tengah muncul ketegangan akibat perkelahian sebelumnya, dimana lima orang cedera.

Berita terkait