Perencana serangan kafe Bangladesh tewas dalam operasi polisi

Hak atas foto Getty
Image caption Kesatuan militer dan polisi dikerahkan untuk membebaskan para sandera di sebuah kafe di Dhaka, Juli lalu.

Kepolisian Bangladesh mengklaim telah menyerbu sebuah tempat persembunyian dekat Kota Dhaka dan menewaskan seseorang yang disebut sebagai perencana serangan kafe hingga menewaskan 22 orang pada awal Juli lalu.

“Tamim Chowdhury telah tewas. Dia adalah dalang serangan Gulshan dan pemimpin JMB (Jamayetul Mujahideen Bangladesh),” kata pejabat senior kepolisian Bangladesh, Sanwar Hossain, merujuk pada warga Bangladesh-Kanada yang dituding sebagai perencana serangan kafe.

Selain Chowdhury, dua orang lainnya yang diduga anggota kelompok milisi ikut tewas dalam operasi penyergapan tersebut.

Kematian Chowdhury, menurut Hossain, didahului dengan baku tembak melawan sekelompok ekstremis di Paikpara, Narayanganj, 25 kilometer sebelah selatan Dhaka.

Hak atas foto EPA
Image caption Walau para penyerang kafe dapat dilumpuhkan, sebanyak 20 sandera ikut tewas.

Chowdhury diketahui kembali ke Bangladesh dari Kanada pada 2013 silam.

Adapun serangan ke kafe Holey Artisan Bakery di Dhaka berlangsung pada 1 Juli lalu. Sebanyak tujuh orang melancarkan tembakan dan menyandera sejumlah pengunjung selama 12 jam.

Drama penyanderaan berakhir setelah polisi menyerbu kafe dan membebaskan 13 orang, membunuh enam penyerang serta menahan satu orang.

Akan tetapi, 20 sandera dan dua polisi tewas dalam penyanderaan tersebut.

Berita terkait