Tiga anggota pemerintah pulang, oposisi Australia kuasai parlemen

PM Malcolm Turnbull Hak atas foto Reuters
Image caption PM Malcolm Turnbull oleh kubu oposisi dianggap 'kehilangan kendali di parlemen'.

Perdana Menteri Australia, Malcolm Turnbull, mengecam keras tiga anggota parlemen yang pulang lebih awal tanpa permisi.

Karena ketiganya absen, maka kubu oposisi Partai Buruh sempat menguasai mayoritas di parlemen dalam upaya mendukung penyelidikan atas sistem perbankan negara itu.

Koalisi pemerintahan beraliran konservatif pimpinan Turnbull memang hanya menguasai mayoritas tiga kursi di parlemen.

Ketiga anggota parlemen bersangkutan segera dipanggil dan kubu pemerintah pun berhasil menguasai kembali kendali parlemen.

Bagaimanapun peristiwa itu mempermalukan pemerintahan Turnbull.

Dimanfaatkan oposisi

Pemimpin oposisi, Bill Shorten, mengatakan Turnbull membawa pemerintah menjadi kehilangan mayoritasnya di parlemen dalam kurun waktu 52 tahun belakangan.

"Turnbull sepenuhnya kehilangan kendali di parlemen, kata Shorten kepada para wartawan. ''Turnbull tidak punya otoritas atas partainya."

Tiga anggota parlemen yang juga menjabat menteri -Peter Dutton, Christian Porter, dan Michael Keenan- tidak berada di parlemen ketika Partai Buruh memanfaatkan kesempatan tersebut.

Saat mereka absen, Partai Buruh menang dalam tiga mosi, yang pertama untuk menunda sidang sementara yang kedua dan ketiga meneruskan proses ke tahap keempat dalam membentuk komisi penyelidikan atas sistem perbankan Australia.

Untunglah ketiga pejabat tersebut masih bisa dipanggil dan upaya Partai Buruh berhasil dicegah.

Berita terkait