Presiden Obama membalas ejekan Donald Trump

Obama Hak atas foto EPA
Image caption Barack Obama membalas ejekan Trump terhadap dirinya.

Presiden Amerika Serikat Barack Obama membalas ejekan calon presiden Partai Republik Donald Trump yang menyebut Presiden Rusia Vladimir Putin lebih baik daripada dirinya.

Ketika berbicara di Vientianne, Laos, Obama menyebut Trump sebagai 'aneh' dan 'tak paham'.

Lebih jauh Obama menyebut Trump sebagai tidak layak menjadi presiden Amerika Serikat.

Dalam sebuah forum di televisi hari Rabu (07/09) Trump memuji Putin sebagai pemimpin yang memiliki 'kendali yang kuat' terhadap negerinya, dan mendapat 82% persetujuan rakyat.

Dalam acara ini, Trump dan saingannya, calon presiden dari Partai Republik Hillary Clinton, mendapat pertanyaan dari para veteran Amerika.

Obama mengatakan, "Menurut saya orang itu tak layak menjadi presiden Amerika Serikat dan setiap kali ia bicara, pendapat itu terbukti."

Obama kemudian mengacu pada pertemuan yang dihadirinya dengan para pemimpin negara-negara ASEAN.

"Dari setiap interaksi selama sembilan hari dengan para pemimpin ini, saya tahu ini urusan serius. Anda harus paham apa yang Anda bicarakan dan harus mengerjakan pekerjaan rumah Anda," kata Obama.

Sebelumnya Trump berkata dalam forum di New York itu bahwa presiden Rusia itu adalah, "Pemimpin yang lebih baik daripada presiden kita sekarang."

Berita terkait