Presiden Palestina ditengarai pernah bekerja untuk KGB

Mahmoud Abbas Hak atas foto Reuters
Image caption Mahmoud Abbas dituduh menjadi mata-mata KGB ketika tinggal di Suriah dekade 1980-an.

Sumber-sumber Israel menyebutkan bahwa Presiden Palestina Mahmoud Abbas mungkin pernah bekerja untuk badan intelijen Soviet pada tahun 1980-an.

Peneliti dari Universitas Hebrew di Jerusalem mengatakan sebuah dokumen yang ada di arsip Universitas Cambridge menunjukkan bahwa Abbas merupakan mata-mata KGB ketika ia tinggal di Damaskus, Suriah.

Gideon Ramirez dan Isabella Ginor menyatakan kepada stasiun TV Israel dokumen itu mereka temukan pada Arsip Mitrokhin di Universitas Cambridge.

Vasily Mitrokhin adalah seorang agen KGB yang membelot ke Inggris pada tahun 1992.

Juru bicara Mahmoud Abbas menyatakan tuduhan itu merupakan sebuah upaya pencemaran nama baik yang aneh yang dilakukan oleh Israel.

Tuduhan itu, katanya, dibuat sebagai usaha untuk menghalangi upaya Moskow memulai kembali pembicaraan perdamaian antara Israel dan Palestina.

Terakhir kali Mahmoud Abbas bersalaman dengan pemimpin Israel Benjamin Netanyahu adalah pada konferensi global perubahan iklim di Paris, tetapi tak ada pembicaraan serius apapun antara keduanya sejak tahun 2010.

Berita terkait