Turki lakukan 'pembersihan' guru terkait PKK

Turki
Image caption Murid-murid Turki akan kembali ke sekolah sepekan setelah 11.000 guru diberhentikan sementara.

Lebih dari 11.000 guru di Turki diberhentikan sementara karena diduga terkait dengan Partai Pekerja Kurdistan, PKK, sepekan sebelum murid-murid masuk sekolah selepas liburan.

Perdana Menteri Binali Yildirim mengatakan dia memperkirakan sekitar 14.000 guru memiliki kaitan dengan kegiatan teror.

Kementrian Pendidikan Turki mengatakan 11.285 guru diberhentikan untuk sementara waktu maupun cuti dengan bayaran sambil menunggu penyelidikan lebih lanjut.

Turki, bersama dengan beberapa negara Barat, menetapkan PKK sebagai kelompok teroris.

Hak atas foto
Image caption Sebelumnya 15.200 pegawai Kementrian Pendidikan diberhentikan karena terkait kudeta Juli.

Puluhan ribu pegawai sektor pendidikan negara dan guru-guru pribadi lainnya juga 'dibersihkan' setelah kudeta yang gagal di negara itu, Juli lalu.

Kantor berita milik pemerintah, Anadolu, melapirkan para guru yang diberhentikan sementara diduka 'mendukung organisasi teroris separatis dan afiliasinya'.

Tidak jelas wilayah dari para guru tersebut namun warga Kurdi terkonsentrasi di kawasan tenggara Turki, dekat perbatasan dengan Suriah, Irak, dan Iran.

Sebelumnya, 15.200 pegawai Kementrian Pendidikan kehilangan pekerjaannya dan 21.000 guru sekolah swasta dicabut lisensinya sejalan dengan pembersihan para pengikut ulama Fethullah Gulen.

Presiden Recep Tayyip Erdogan menuduh ulama yang mengasingkan diri ke Amerika Seriakat sebagai dalang kudeta yang gagal pada 15 Juli lalu, namun Gulen berulang kali membantahnya

Berita terkait