Israel sangkal pesawatnya diserang Suriah

golan Hak atas foto EPA
Image caption Foto tanggal 10 September dari wilayah Israel yang berbatasan dengan Suriah, asap terlihat dari Jubata, desa Suriah arah utara Golan.

Militer Israel menyangkal sejumlah laporan kantor berita pemerintah Suriah bahwa pesawat perang Israel dan sebuah pesawat tak berawak ditembak jatuh pada Selasa 13 September dini hari, atau beberapa jam setelah gencatan senjata dijadwalkan berlaku.

Kantor berita Suriah melaporkan pesawat Israel ditembak jatuh setelah menyerang posisi militer Suriah di bagian selatan negara itu.

Militer Israel menyatakan dua peluru kendali darat ke udara diluncurkan dari Suriah ke bagian Dataran Tinggi Golan yang dikuasai Israel namun keamanan pesawat Israel tidak terpengaruh oleh serangan tersebut.

Gencatan senjata baru di Suriah yang diprakarsai oleh Rusia dan Amerika Serikat diberlakukan di tengah keraguan apakah kesepakatan ini akan berlangsung lama.

Para pegiat mengatakan situasi pada Senin (12/09) malam waktu setempat dilaporkan relatif tenang.

Tentara Suriah mengatakan gencatan senjata akan berlaku selama tujuh hari di seluruh wilayah Suriah, namun menegaskan mereka berhak mengambil tindakan balasan jika ada pelanggaran dari kelompok-kelompok bersenjata.

Hingga Selasa siang waktu setempat, gencatan senjata dilaporkan masih diterapkan walau kantor pengamat PBB melaporkan terjadi beberapa pelanggaran gencatan senjata sporadis dalam skala kecil.

Berita terkait