Mengapa pamor kelompok al-Qaida 'kembali naik?'

al nusra Hak atas foto AFP
Image caption Kelompok al-Nusra tadinya berafiliasi dengan al-Qaida namun belakangan mengatakan berpisah.

Kemunculan kelompok yang menamakan diri Negara Islam (ISIS) seakan menghapus al-Qaida, kelompok yang didirikan Osama bin Laden dan dituding berada di balik sejumlah serangan teror, termasuk serangan 11 September di AS.

Dalam sekitar 10 tahun ini al Qaida 'nyaris hancur' ditandai dengan hilangnya pusat-pusat latihan dan sumber keuangan, sementara perekrutan anggota juga bisa dikatakan berhenti akibat operasi militer Pakistan dan Amerika.

Dalam perkembangan lain, kelompok afiliasi di Irak berubah menjadi sangat kejam, bahkan al-Qaida sendiri sampai tak mengakui mereka.

Tapi mengapa pamor al-Qaida kembali naik dalam beberapa waktu terakhir?

Tim pakar yang diwawancarai BBC menyimpulkan ini semua disebabkan oleh perubahan strategi.

Mereka belajar dari kesalahan di masa lalu dan menggelar 'operasi simpatik' dengan membagikan air bersih, gas, dan menjual sembako dengan harga murah.

Operasi ini dilakukan di berbagai kawasan di Suriah, Irak, Afghanistan, Yaman dan beberapa negara Afrika seperti Mali, Somalia, dan Niger.

Perubahan strategi diambil ketika dukungan dan simpati terhadap ISIS di Timur Tengah memudar yang membuat pamor al-Qaida kembali naik.

Perubahan peruntungan ini bisa membuat ancaman mereka jauh lebih besar, kata tim pakar kepada BBC.

Berita terkait