Polisi Belgia tertangkap 'melepas' pendatang di Prancis

Polisi Belgia Hak atas foto All Sport
Image caption Patroli polisi Prancis menemukan polisi Belgia melakukan 'hal yang tidak biasa'.

Prancis memanggil duta besar Belgia di Paris untuk menyampaikan protes atas insiden perbatasan yang membuat dua polisi Belgia sempat ditahan.

Keduanya ditangkap di wilayah Prancis karena membawa 13 pendatang di mobil polisi, seperti dilaporkan wartawan BBC, Hugh Schofield.

Insiden itu terjadi Selasa (20/09) di kawasan pinggiran kota perbatasan Nieppe ketika patroli polisi Prancis mencurigai mitranya dari Belgia melakukan sesuatu yang tidak biasa dan mencurigakan.

Polisi Belgia itu sudah memasuki wilayah Prancis dan mengeluarkan 13 pendatang asal Afghanistan dan Irak dari mobil gerbongnya.

Para pendatang disebut ditemukan di kawasan utara Belgia dan tujuan mereka adalah ke Calais, di Prancis, yang menjadi pelabuhan utama untuk menyeberang ke Inggris.

Hak atas foto Getty
Image caption Pelabuhan Calais menjadi salah satu titik yang digunakan pendatang untuk menyeberang ke Inggris.

Mungkin kedua polisi Belgia itu berpendapat baik juga jika membantu mereka sedikit dengan dibawa ke wilayah Prancis, walau jarak Nieppe ke Calais masih sekitar 95 km.

Banyak pendatang yang berupaya masuk ke Inggris namun belum berhasil memilih untuk tetap berada di Calais, baik di tempat penampungan maupun di jalanan.

Pihak berwenang Prancis tidak senang dengan insiden yang menurut mereka melanggar peraturan Uni Eropa tersebut. Paling tidak, menurut Prancis, seharusnya Belgia memberi tahu dan bukan diam-diam melepas imigran di wilayah mereka.

Kedua polisi itu sempat diselidiki selama beberapa jam sebelum dilepas.

Berita terkait