Pemimpin dunia hadiri pemakaman Shimon Peres

Netanyahu Obama Hak atas foto AP
Image caption Para pemimpin dunia memberi penghormatan terakhir pada Shimon Peres.

Para pemimpin dunia menghadiri pemakaman pemimpin Israel, Shimon Peres, yang wafat pada usia 93 tahun.

Dalam euloginya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menggambarkannya sebagai "pemimpin besar dunia".

Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengatakan kehadiran pemimpin Palestina, Mahmoud Abbas, pada pemakaman di Jerusalem itu merupakan pengingat akan "urusan perdamaian yang belum jelas".

Sebelumnya, Abbas sempat diragukan akan hadir pada pemakaman tersebut.

Penjagaan keamanan diperketat menjelang upacara pemakaman, dan beberapa orang ditangkap.

Pemimpi besar

Hak atas foto EPA
Image caption Jenazah Shimon Peres diberi penghormatan terakhir.

Mantan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton yang turut membantu terjadinya perundingan di Olso antara Israel dan Palestina pada tahun 1993 menyebutkan Peres sebagai seorang "pemimpin besar".

Pertemuan Oslo itu kemudian menghasilkan anugrah Nobel Perdamaian bagi Shimon Peres pada tahun 1994.

Ia mendapatkannya bersama dengan pemimpin Palestina Yasser Arafat dan pemimpin Israel lain, Yitzhak Rabin.

Ketika menyampaikan eulogi dalam pemakaman Shimon Peres, Presiden Amerika Serikat Barack Obama menyamakan Peres dengan mendiang pemimpin Afrika Selatan Nelson Mandela.

"Dalam banyak hal ia mengingatkan saya pada beberapa sosok besar dari Abad 20 yang saya merasa terhomat bisa bertemu dengan mereka. Pria-pria seperti Nelson Mandela, perempuan-perempuan seperti Ratu Elizabeth," ujar Obama.

Hak atas foto AP
Image caption Keamanan ditingkatkan menjelang upacara pemakaman ini.
Hak atas foto AP
Image caption Jenazah Shimon Peres dimakamkan di Jerusalem setelah disemayamkan di parlemen sehari sebelumnya.

Reputasi Peres di Timur Tengah agak rumit dengan pengeboman di Qana, Lebanon selatan yang menewaskan lebih dari 100 orang yang berada di tempat penampungan PBB.

Hal itu terjadi saat ia, sebagai perdana menteri Israel, memerintahkan serangan untuk melawan tembakan roket dari gerakan militan Hisbullah.

Jenazah Peres disemayamkan di luar gedung parlemen di Jerusalem sejak hari Kamis (29/09).

Kepolisian Israel mengatakan sebanyak 8.000 personel dikerahkan untuk operasi keamanan dalam pemakaman yang dihadiri ribuan orang ini.

Dari Inggris, Pangeran Charles, Menteri Luar Negeri Boris Johnson dan mantan Perdana Menteri Tony Blair menghadiri upacara tersebut.

Berita terkait