Kondisi Raja Bhumibol Adulyadej 'belum stabil'

Bhumibol Adulyadej Hak atas foto Reuters
Image caption Ratusan warga Thailand berkumpul mendoakan kesembuhan Raja Bhumibol Adulyadej.

Ratusan orang berkumpul di luar rumah sakit Siriraj di Bangkok seiring meningkatnya kekhawatiran akan kondisi kesehatan Raja Bhumibol Adulyadej.

Perdana Menteri Prayut Chan-ocha membatalkan semua perjalanan dinasnya keluar negeri dan dijadwalkan bertemu dengan putra mahkota yang terbang dari Jerman untuk menengok sang ayah.

Juru bicara kerajaan menyatakan bahwa tekanan darah raja berusia 88 tahun ini merosot drastis sementara hati dan ginjalnya tidak berfungsi dengan sempurna.

Sekalipun berada dalam ventilator, juru bicara kerajaan menyatakan "kondisi sang raja secara umum masih stabil".

Menyusul berita sakitnya sang raja, kantor berita AP melaporkan bursa saham di Thailand jatuh hingga mencapai 7% dalam sesi perdagangan sore hari sebelum akhirnya berhasil membaik dengan kerugian 4,1%.

Raja Bhumibol merupakan raja paling lama yang masih berkuasa saat ini dan sudah menderita sakit dalam beberapa tahun terakhir, termasuk masalah ginjal dan paru-paru.

Pekan lalu, tim dokter melakukan hemodialysis untuk mencuci darahnya.

Raja Bhumibol juga dikenal sebagai figur pemersatu di negaranya sekalipun tidak memiliki peran politik yang resmi.

Putra Mahkota adalah Pangeran Vajiralongkorn yang lebih banyak tinggal di Jerman.

Berita terkait