Remaja Australia ditangkap di Kuta, Bali, terkait narkoba

Jamie Murphy Bali Hak atas foto 9NEWS.COM.AU
Image caption Jamie Murphy diringkus oleh penjaga klub malam di Bali sebelum ditangkap polisi.

Polisi Bali menangkap seorang remaja Australia berusia 18 tahun di sebuah klub malam dengan tuduhan pemilikan narkoba.

Jamie Murphy, ditahan saat berada di klub malam Sky Garden, sekitar pantai, dini hari Selasa (23/11).

Polisi Denpasar mengatakan, mereka menahan wisatawan dari Perth itu untuk ditanyai dan diperiksa darah dan urinnya.

Murphy membantah segala tuduhan lewat video yang dibuat segera setelah penangkapan itu.

"Itu bukan punya saya, saya tidak menggunakannya. Apa yang Anda lakukan, itu bukan milik saya," katanya dalam rekaman yang disiarkan televisi Australia, Nine News.

"Saya tidak menggunakan (narkoba). saya sekadar minum saja," katanya pula.

Rekaman itu menunjukkan kantung plastik kecil berisi bubuk putih tergeletak di lantai di samping sebuah telepon genggam dan kunci hotel.

Ribuan remaja Australian berada di Bali untuk merayakan kelulusan mereka dalam tradisi yang disebut "schoolies."

Hak atas foto ABC
Image caption Murphy membantah sebagai pemilik sebungkus bubuk yang diduga obat bius ini.

Diketahui, Murphy lulus tahun lalu dan tiba di Bali bersama dua temannya hari Minggu lalu.

Kedua orang tua Jamie Murphy, Brendan and Anna Murphy, sudah bertolak dari bandara Perth Airport hari Rabu (23/11) ini untuk mendampingi anak mereka di Bali.

Ini merupakan kasus narkotik terbaru yang melibatkan warga Australia di Bali.

Tahun 2014, kasus yang dikenal sebagai "Bali Nine," melibnatkan dua warga Australia, Andrew Chan and Myuran Sukumaran, menciptakan kehebohan berbulan-bulan sebelum akhirnya mereka dieksekusi.

Sebelum itu, kasus terkenal lain adalah yang melibatkan Schapelle Corby, yang divonis tahun 2005 dengan dakwaan menyelundupkan mariyuana ke Bali. Ia dibebaskan tahun 2014.

Topik terkait

Berita terkait