Gempa bumi kembali mengguncang Banten

gempa Hak atas foto EPA
Image caption Gempa bumi di kawasan Lebak, Banten, berdampak hingga ke Jakarta dan Jawa Barat. Beberapa bangunan di Desa Megamendung, Kabupaten Bogor, runtuh akibat gempa pada Selasa (23/01).

Gempa bumi dengan kekuatan 5,1 pada skala Richter terjadi di Provinsi Banten, pada Rabu (24/01) siang, atau sehari setelah insiden serupa mengguncang kawasan yang sama.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada 72 kilometer barat daya Lebak, Banten, dengan kedalaman 42 kilometer.

Gempa berlangsung pada pukul 13.32 WIB.

Ubaidilah Mochtar selaku kepala Museum Multatuli di Rangkasbitung, mengaku gempa terasa, namun "kondisinya jauh lebih tenang dari gempa kemarin". Kota Rangkasbitung adalah ibu kota Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, yang terdekat dengan pusat gempa.

"Tidak ada kepanikan di warga. Perkantoran juga aman dan tidak tampak pegawai berhamburan keluar," ujarnya kepada BBC Indonesia.

Sehari sebelumnya, gempa berkekuatan 6,1 pada skala Richter melanda 81 kilometer arah barat Lebak pada kedalaman 61 km di bawah laut.

Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat akibat bencana tersebut, sebanyak 129 rumah rusak di 10 Kecamatan yakni Kecamatan Bayah, Wanasalam, Cilograng, Panggarangan, Lebak Gedong, Sobang, Cimarga, Sajira, Cihara, dan Rinten. Di Pandeglang terdapat Aula SMA CMBBS Pandeglang roboh dan beberapa rumah mengalami kerusakan, tidak ada korban jiwa.

Secara keseluruhan, di Banten terdapat 115 rumah rusak, 1 masjid rusak dan 1 puskesmas rusak.

Hak atas foto EPA
Image caption Bangunan runtuh di Desa Megamendung, Kabupaten Bogor, akibat gempa pada Selasa (23/01).

Sementara itu, di Provinsi Jawa Barat, ada sejumlah kabupaten yang terdampak.

Di Kabupaten Bogor, sebanyak 13 unit rumah mengalami kerusakan yang berlokasi di Kelurahan Tari Kolot, Pekancilan, dan Kuta.

Di Kabupaten Cianjur sebanyak 6 pelajar luka berat dan 2 pelajar luka ringan akibat tertimba genteng yang runtuh di SMK Tenggeung Kecamatan Tanggeung Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Juga terdapat 1 rumah rusak berat di Desa Tanggeung dan 1 rumah rusak berat di Desa Pagermaneuh.

Di Kabupaten Sukabumi terdapat 9 rumah rusak ringan, 1 rumah rusak sedang, 1 masjid rusak berat, dan 2 fasilitas umum kesehatan rusak ringan.

Topik terkait

Berita terkait