Buntut video 'ejekan' ke suporter Persib, pemain Persija resmi dilaporkan ke polisi

Persija Hak atas foto Getty Images

Klub supporter Persib Bandung, Viking Persib Club (VPC) melaporkan pemain Persija Jakarta ke Polrestabes Bandung, hari Kamis (29/03).

Langkah hukum ini ditempuh setelah beredar video yang diduga bermuatan ujaran kebencian.

Dalam video berdurasi 29 detik, terlihat pemain Persija Gunawan Dwi Cahyo yang tampak bertelanjang dada, Rico Simanjuntak yang sedang memainkan gitar, serta Ahmad Syaifullah yang menunjukkan jersey Persija Jakarta ke depan kamera.

Ada sejumlah pemain lainnya namun tidak terlihat jelas. Mereka sedang bernyanyi dan bercanda, tapi diikuti dengan kata-kata yang dianggap menghina klub suporter Persib Bandung.

Video itu menjadi viral dan menjadi pembicaraan warganet dan pengguna media sosial. Pentolan VPC, Yana Umar, bereaksi dengan menyatakan akan mengambil langkah hukum.

Dan pelaporan terhadap pemain Persija Jakarta ditempuh VPC hari Kamis.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Polisi Hendro Pandowo, menyatakan siap memediasi kedua belah pihak. Hendro juga memuji langkah pengurus VPC yang melibatkan polisi dalam menyelesaikan persoalan ini.

"Ini contoh yang baik dari rekan-rekan Viking karena menyerahkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian untuk menyelesaikan atau mencari solusi. Manakala tidak ada solusi, maka proses hukum akan dilakukan," kata Hendro, usai bertemu dengan pengurus VPC, seperti dilaporkan wartawan di Bandung, Julia Alazka.

"Rekan-rekan Viking juga berjanji akan meredam, jangan sampai ada perbuatan yang justru melawan hukum atau merugikan rekan-rekan Bobotoh (pendukung Persib) dan The Jakmania (pendukung Persija) yang sedang merajut perdamaian," kata Hendro.

Permintaan maaf Persija

Yana Umar mengatakan pihaknya meminta pihak kepolisian memfasilitasi tuntutan VPC terhadap pemain Persija yang diduga mengejek pendukung Persib datang ke Polrestabes Bandung dan meminta maaf secara langsung.

Tuntutan itu tetap disampaikan, meski secara tim, seluruh pemain Persija Jakarta telah menyampaikan permohonan maaf melalui video yang juga diunggah ke akun resmi Persija di Instagram.

Hak atas foto Julia Alazka untuk BBC Indonesia
Image caption Yana Umar mengatakan pihaknya meminta pihak kepolisian memfasilitasi tuntutan VPC terhadap pemain Persija yang diduga mengejek pendukung Persib datang ke Polrestabes Bandung dan meminta maaf secara langsung.

Diwakili oleh Kapten Persija, Ismed Sofyan dan Wakil Kapten, Bambang Pamungkas, para pemain Persija memohon maaf.

"Gue Persija, gue bersalah, gue minta maaf," kata seluruh pemain Persija sambil membungkukkan badan.

Dalam video ini, Bambang Pamungkas mengatakan apa yang terjadi di dalam video bukanlah kesengajaan namun demikian tidak juga dapat dikatakan benar.

"Oleh karena itu dengan hati yang tulus kami memohon maaf yang sebesar-besarnya. Semoga kejadian ini bisa menjadikan pelajaran bagi kita semua," katanya.

Menanggapi langkah Persija, Yana mengatakan, "Tim Persija sudah meminta maaf, kita sebagai manusia memaafkan. Tapi di sisi lain, Viking itu organisasi suporter yang harus berembuk dengan pengurus lainnya. Kita dari Viking (ingin) ia meminta maaf."

VPC, kata Yana, memberi waktu hingga Senin (02/04) bagi pemain Persija untuk meminta maaf secara langsung.

Topik terkait

Berita terkait