Diduga terlibat korupsi dana otsus, Gubernur Aceh Irwandi Yusuf tiba di Gedung KPK

aceh Hak atas foto BBC Indonesia
Image caption Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, tiba di Gedung KPK, Jakarta, menumpang mobil tahanan, pada Rabu (4/7). Ia hanya tersenyum dan tak mengeluarkan satu pernyataan pun kepada pers.

Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, tiba di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, pada Rabu (4/7), setelah terciduk dalam operasi tangkap tangan pada Selasa (3/7).

Saat turun dari mobil tahanan, Irwandi hanya tersenyum dan tak mengeluarkan pernyataan sepatah pun kepada pers, sebut wartawan BBC News Indonesia, Abraham Utama.

Beberapa jam sebelumnya, Irwandi diterbangkan dari Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh, menggunakan kendaraan lapis baja Barracuda dengan pengawalan ketat.

Sejak ditangkap pada Selasa (3/7) malam hingga Rabu (4/7) dini hari WIB, Irwandi berada di Mapolda Aceh untuk menjalani pemeriksaan.

Media playback tidak ada di perangkat Anda
Diduga terlibat korupsi otsus, Gubernur Aceh ditangkap KPK
Hak atas foto iStIMEWA
Image caption Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, dikawal aparat di Bandara Sultan Iskandar Muda sebelum diterbangkan ke Jakarta.

Melalui keterangan kepada wartawan, Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah, mengatakan Irwandi diduga terlibat dalam korupsi dana otsus.

"Tim sedang mendalami dugaan keterkaitan uang Rp500 juta yang diamankan kemarin dengan dana otonomi khusus Aceh tahun 2018," ujarnya kepada wartawan.

Sebelumnya, Ketua KPK, Agus Rahardjo, membeberkan bahwa pihaknya mengamankan uang ratusan juta rupiah.

"Sejumlah uang ratusan juta rupiah diamankan. Diduga merupakan bagian dari realisasi commitment fee sebelumnya," kata Agus.

Sekilas soal dana otsus

(1) Dana otsus (otonomi khusus) Aceh disepakati dalam perjanjian Helsinski tahun 2005 yang menghentikan konflik bersenjata antara Gerakan Aceh Merdeka dan pemerintah pusat. Anggaran itu cair sejak 2008.

(2) Sejak 2017, dana otsus Aceh mencapai lebih dari Rp8 triliun, naik dari tahun-tahun sebelumnya. Hingga 2018, Aceh telah menerima dana otsus sekitar Rp64 triliun.

(3) Merujuk UU 11/2006 tentang Pemerintah Aceh, dana otsus Aceh harus digunakan untuk infrastruktur, pengentasan kemiskinan, pendidikan, dan kesehatan.

(4) Dana otsus Aceh berlaku selama 20 tahun dan akan berakhir pada 2027.

(5) Sejumlah kajian menganggap dana otsus Aceh tidak tepat sasaran. Aceh berada di peringkat keempat dalam daftar provinsi dengan jumlah penduduk miskin terbanyak tahun 2017. Setidaknya 800 ribu dari total 5 juta penduduk Aceh masuk kategori miskin.

(6) Pengelolaan dana otsus Aceh terkendala perbedaan pendapat antara pemprov dan pemerintah kabupaten/kota. Gubernur Irwandi berkeras pembagian dana otsus didasarkan pada sistem pagu, sedangkan pemkab dan pemkot ingin 40% dari total anggaran.

Hak atas foto Hidayatullah
Image caption Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, saat menjalani pemeriksaan di Mapolda Aceh, pada Rabu (4/7) sekitar pukul 02.30 WIB.
Hak atas foto Hidayatullah
Image caption Kerumunan wartawan memadati Mapolda Aceh untuk memberitakan penangkapan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf.

Selain Irwandi, KPK menangkap Bupati Bener Meriah, Ahmadi.

Hal ini dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Aceh Tengah, AKP Fadillah Aditya Pratama, kepada Kompas.com.

"Benar ada penangkapan OTT kepada Bupati Bener Meriah oleh KPK di Aceh Tengah," ujarnya.

Topik terkait

Berita terkait