Gempa 6,7 SR guncang Pulau Sumba NTT, 'warga berhamburan ke luar rumah'

sumba Hak atas foto BMKG
Image caption Gempa berpusat di perairan sejauh 103 kilometer dari Pulau Sumba.

Gempa bumi kembali mengguncang Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur, pada Selasa (22/1).

Sebagaimana dicatat Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terkini berlangsung pada pukul 12.10 WIB atau 13.10 WITA dengan kekuatan 6,7 pada skala Richter (SR). Gempa berpusat di perairan, sejauh 120 kilometer dari Kabupaten Sumba Barat.

Sejauh ini, menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumba Barat, Viktor Umbu Sulung, gempa tidak menimbulkan korban jiwa dan mengakibatkan kerusakan signifikan pada rumah-rumah.

"Saya sudah berkoordinasi dengan enam camat dan semuanya mengatakan kondisi aman. Masyarakat juga diimbau untuk tidak panik," kata Viktor kepada BBC News Indonesia.

Sementara itu di Waingapu, kota terbesar di Pulau Sumba, keadaan terpantau aman meski warga terkejut dengan guncangan gempa yang kuat.

"Gempa kencang, lebih kuat dari sebelumnya. Warga berhamburan ke luar rumah. Ada tembok pagar tetangga yang retak," kata Heinrich Dengi, penyiar stasiun radio Max FM di Kota Waingapu, kepada BBC News Indonesia.

Sejak Selasa (22/1) pagi, Pulau Sumba diguncang rentetan gempa.

BMKG mencatat gempa pertama terjadi pukul 06.59 WIB atau 07.59 WITA dengan kekuatan 6,2 pada skala Richter dan kedalaman 10 kilometer di perairan sejauh 103 kilometer sebelah barat daya Kabupaten Sumba Barat.

Selang sembilan menit kemudian, gempa kembali mengguncang. Kali ini berkekuatan 5,2 pada skala Richter dengan pusat gempa berada sejauh 74 kilometer sebelah barat daya Kabupaten Sumba Barat.

Adapun gempa ketiga terjadi pukul 08.56 WIB, berkekuatan 5,2 SR dengan pusat gempa berada di perairan sejauh 88 kilometer sebelah barat daya Kabupaten Sumba Barat.

Ketiga gempa tersebut, sebagaimana dipaparkan BMKG, tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Henrich Dengi mengatakan rentetan gempa tersebut menimbulkan kepanikan masyarakat.

Dia menambahkan, masyarakat Sumba acap kali merasakan gempa selama beberapa bulan terakhir.

"Tapi gempa yang terakhir ini kekuatannya besar sekali," ujarnya.

Pada Oktober 2018 lalu, sebanyak empat gempa bumi secara beruntun mengguncang Pulau Sumba.

Gempa-gempa tersebut terjadi dalam hitungan menit dengan kekuatan antara 5,3 SR hingga 6,3 SR.

Berita terkait