Ani Yudhoyono 'sakit kanker darah', Istana kirim tim dokter kepresidenan ke Singapura

Ani Yudhoyono Hak atas foto Twitter/Andi Arief
Image caption "Dengan rasa prihatin saya sampaikan kepada para sahabat di tanah air, Ibu Ani mengalami kanker darah," kata SBY dalam keterangan resmi melalui video berdurasi sekitar empat menit.

Istana Kepresidenan telah memberangkatkan Tim Dokter Kepresidenan untuk membantu proses penyembuhan mantan ibu negara Kristiani Herawati atau biasa disapa Ani Yudhoyono di sebuah rumah sakit di Singapura.

"Sudah (berangkat), Kepala RSPAD. Kemarin diskusi dengan saya, sudah berangkat," kata Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (13/02).

Tim dokter kepresidenan itu dipimpin Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Mayjen TNI dr Terawan Agus Putranto.

Sebelumnya, Presiden keenam Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dalam keterangan resmi melalui video yang diunggah di Youtube, mengatakan istrinya, Ani Yudhoyono, sedang menjalani perawatan kesehatan di sebuah rumah sakit di Singapura, karena mengalami kanker darah.

"Dengan rasa prihatin saya sampaikan kepada para sahabat di tanah air, Ibu Ani mengalami kanker darah," kata SBY dalam video berdurasi sekitar empat menit.

Menurut SBY, istrinya telah dirawat semenjak Sabtu (02/02) lalu di National University Hospital NUH di Singapura, untuk menjalani perawatan, sesuai rekomendasi tim dokter kepresidenan.

Dalam video itu, Yudhoyono mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo serta tim dokter kepresidenan yang telah memberi bantuan pengobatan.

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendoakan dan memberikan dukungan.

SBY juga meminta maaf karena tidak dapat menghadiri beberapa kegiatan yang telah diagendakan, karena mendampingi istrinya selama perawatannya.

"Sebagai seorang suami, tentu saya harus mendampingi Ibu Ani dalam menghadapi ujian dan cobaan Tuhan ini," katanya.

‚Äč

Berita terkait