Skuter listrik diatur: Tidak boleh meluncur di jalan raya dan trotoar
Media playback tidak ada di perangkat Anda

Skuter listrik: Inovasi yang perlu diatur

Skuter listrik, meski populer, dan bahkan sudah tersedia di 120 kota di dunia, tetap butuh aturan.

Beberapa kota besar di dunia sudah menetapkan aturan tegas bagi skuter listrik, mulai dari denda hingga penjara.

Simak juga:

Di London, pengguna skuter listrik dilarang melintasi trotoar, jalan raya, dan jalur sepeda. Selain itu, mulai Januari 2020 nanti, mereka yang melanggar aturan penggunaan skuter listrik di Singapura, bisa didenda hingga maksimalnya sebesar SIN$2200 atau setara Rp22,8 juta.

Lalu, bagaimana dengan Jakarta?

Aturan bagi pengendara skuter listrik di Jakarta segera terbit pada Desember 2019. Nantinya, skuter listrik hanya bisa digunakan di jalur sepeda serta di kawasan terbatas. Skuter listrik juga akan dilarang melintasi trotoar dan jembatan penyeberangan orang karena bisa mengganggu pejalan kaki dan merusak fasilitas umum.

Jika melanggar, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo menyebut, denda maksimal yang akan dikenakan di Jakarta adalah sebesar Rp500.000 serta hukuman kurungan hingga dua bulan.

Syafrin mengatakan, aturan tersebut penting untuk segera ditetapkan, menyusul tewasnya dua pengendara skuter di kawasan Senayan pada Minggu (10/11) dini hari.