Kapal pesiar dengan dokumentasi seorang warga Inggris terdampar di Aceh, diperkirakan hanyut dari Thailand

Syaiful MDA
Image caption Kapal pesiar ditemukan nelayan terdampar di Aceh Utara.

Satu kapal pesiar kosong berisi dokumentasi seorang warga Inggris saat ini berada di Lhoksumawe setelah ditemukan terapung oleh nelayan di Aceh Utara.

Komandan Pangkalan Angkatan Laut Lhoksumawe Sjamsul Rizal mengatakan kapal yang ditemukan nelayan itu diperkirakan "hanyut" dari resor tempat penyelaman di Thailand saat cuaca buruk.

Kapal itu ditemukan nelayan sekitar 20 mil dari perairan Muara Batu, Aceh Utara pada Minggu malam (12/01).

Sjamsul mengatakan tidak ada orang ataupun barang yang mengapung di sekitar tempat kapal pesiar itu ditemukan.

"Tak ada barang terlarang, kapal seperti ini yang sering dipakai di penyelaman, resor tempat diving, karena jangkarnya ada di bawah sekitar 15 meter. Mungkin orangnya di Thailand saat menyelam dan kapalnya hanyut," kata Sjamsul kepada wartawan Aceh Saiful MDA yang melaporkan untuk BBC Indonesia.

Bagian depan kapal bertuliskan bahasa Thailand yang berarti 'berpetualang'.

Hak atas foto Saiful MDA
Image caption Kapal dengan tulisan Thailand yang berarti berpetualang.

Kapal telah diserahkan ke Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Lhoksumawe Selasa (14/01) dengan diketahui pihak imigrasi dan bea cukai.

Sementara itu Panglima Laot Muara Batu, Rusdi - pemangku adat laut, posisi yang hanya ada di Aceh - mengatakan dua nelayan yang menemukan kapal ini masuk ke dalam kapal karena khawatir ada masalah.

Hak atas foto Saiful MDA
Image caption Kapal telah diserahkan ke KSOP Lhoksumawe.

Namun para nelayan tidak menemukan orang ataupun tanda-tanda yang mencurigakan.

"Di dalam yacht tidak ada tanda kerusakan dan ditemukan kartu ATM dan identitas (paspor)," kata Rusdi.

BBC News Indonesia berupaya mengontak juru bicara kementerian luar negeri untuk menanyakan apakah ada tanggapan dari kedutaan Inggris di Jakarta, namun belum mendapatkan jawaban.

Topik terkait

Berita terkait