Got a TV Licence?

You need one to watch live TV on any channel or device, and BBC programmes on iPlayer. It’s the law.

Find out more
I don’t have a TV Licence.

Laporan langsung

Semuanya waktu Inggris

  1. Korban tewas menjadi 1407 orang

    Korban tewas kembali meningkat menjadi 1.407 orang, dan dicemaskan terus bertambah.

    Juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho dalam jumpa pers Rabu (3/10) siang, mengungkapkan, sebagian korban tewas sudah dimakamkan secara masal.

    "Sementara yang luka berat ada 2.549 orang, yang hilang ada 113 orang, dan yang tertimbun 152 orang. Adapun pengungsi jumlahnya lebih dari 73.000 orang," kata Sutopo.

    Simak lebih jauh: Korban menjadi 1.407 orang, Presiden Jokowi singgung situasi keamanan

    Para korban tewas itu tercatat 1.177 yang ditemukan di Palu, 153 orang ditemukan di kabupoaten Donggala, 65 orang ditemukan di Kabupaten Sigi dan 12 orang di Kabupaten Parigi Moutong.

    "Ada pula permintaan dari kedutaan-kedutaan asing bahwa korban tewas yang merupakan warga asing agar jangan segera dikuburkan, untuk diidentifikasi terlebih dahulu. Namun sampai sekarang belum ada korban tewas yang ditemukan yang merupakan warga asing," tambah Sutopo.

  2. Jokowi: Ada masalah ihwal keamanan, logistik mulai masuk

    "Manajemen lapangan (penanganan bencana Palu Donggala) ini memang masih mencari bentuk,"kata Jokowi usai meninjau evakuasi di Hotel Roa-Roa, Palu.

    Ada berbagai masalah, seperti ketersediaan BBM dan alat-alat berat, yang sekarang sudah mulai diatasi.

    Dan yang perlu diatasi secepatnya juga, kata Jokowi, "Sisi keamanan: (pengiriman bantuan dan BBM) harus minta dikawal sekian aparat. Ini kasusnya di setiap peristiwa bencana, berbeda-beda."

    Terlepas dari itu, kata Jokowi, alat-alat berat sudah masuk semuanya, "Logistik juga sudah masuk walau belum maksimal. BBM, hari ini mudah-mudahan sudah masuk semuanya."

    Sementara listrik, tiang-tiang dan kabel-kabelnya, juga gardu-gardu sudah mulai diperbaiki.

    "Dan yang sangat penting, titik-titik ekonomi diusahakan segera dibuka kembali. Agar kehidupan keseharian kembali normal."

    Tentang berapa lama proses penanganan bencana ini, Jokowi menyebut, butuh waktu.

    "Misalnya listrik. Tujuh gardu yang ada di sini, lima rusak. Menangani sebesar itu tak bisa sehari dua hari seminggu dua minggu. Bisa berbulan-bulan. Dan sementara harus diusahakan genset," katanya.

  3. Presiden Jokowi di reruntuhan Hotel Roa-Roa, meninjau proses evakuasi

    Presiden Joko Widodo bersama rombongan sudah berada di depan Hotel Roa-Roa, Palu. Ia berdiskusi dengan kepala Badan SAR Nasional, Agus Haryono, tentang proses evakuasi yang sedang berlangsung, terhadap setidaknya 30 orang yang masih tertimbun reruntuhan hotel.

    Hotel berlantai 8 itu rubuh akibat gempa Jumat (28/9) lalu, mengubur puluhan orang di dalamnya.

    Sejauh ini Tim SAR berhasil menyelamatkan enam orang dari balik reruntuhan, dan menemukan serta membawa keluar 12 orang yang ditemukan dalam keadaan tewas.

    Diperkirakan masih ada setidaknya 30 orang yang masih tertimbun.

  4. Joko Widodo kembali ke Palu, bahas lambatnya bantuan dan situasi ketertiban

    Presiden Joko Widodo datang untuk keduakalinya ke Palu. Didampingi sejumlah menteri, Jokowi mendarat sekitar pukul 09:00, dan segera menuju kawasan Petobo, untuk bertemu para penyintas, dan mengecek distribusi bantuan yang dilaporkan sangat lambat.

    Jokowi juga dilaporkan akan membahas penanganan ketertiban dan keamanan di kawasan terdampak, mengingat banyaknya laporan tentang penjarahan dan pencegatan terhadap kendaraan-kendaraan yang mengangkut bantuan, bahkan dilaporkan juga terjadi juga sejumlah perampokan.

    Palu
  5. Dokter di rumah sakit Palu: Per hari kita rata-rata operasi 20 pasien

    Dr Helmiyadi Kusumardana, salah seorang dokter bedah tulang yang saat ini bertugas di Rumah Sakit Uumum Daerah (RSUD) Undata, Palu, Sulawesi Tengah, mengatakan pasien berdatangan untuk mendapatkan perawatan tetapi mereka tidak langsung bisa ditangani.

    "Per hari kita rata-rata operasi 20 pasien.

    Kebanyakan pasien fraktur, patah tulang dan sudah ada yang infeksi, sudah empat hari sehingga kita lakukan tindakan amputasi," paparnya kepada wartawan BBC News Indonesia, Rohmatin Bonasir, melalui sambungan telepon, Selasa (02/10).

    Namun pasien harus antre untuk operasi karena kekurangan tenaga.

    Pasalnya, para dokter, perawat dan tenaga kebersihan yang semula bertugas di RSUD itu menyelamatkan diri, menolong keluarga atau mengalami trauma setelah gempa mengguncang ibu kota Sulawesi Tengah itu.

    Adapun tim dokter dan perawat yang saat ini bekerja di rumah sakit adalah para relawan dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk dr Helmiyadi Kusumardana dari Maros, Sulawesi Selatan.

    "Peralatan lengkap, obat juga masih ada. Cuma tenaganya yang terbatas. Jadi yang membersihkan operasi itu tenaganya kurang. Dokter dan perawat yang membersihkan kamar.

    Jadi antara transfer antara pasien satu dengan berikutnya agak lama karena kita harus bersihkan sendiri."

  6. Palu: Kondisi sebelum dan sesudah gempa dan tsunami

    Foto-foto satelit memperlihatkan skala kerusakan akibat gempa dan tsunami yang menghantam Palu, Sulawesi Tengah, termasuk di kawasan Balaroa, Petobo, dan Palu Grand Mall.

    Dari foto-foto satelit, terlihat jelas perbedaan antara foto yang diambil pada 17 Agustus dan pada 1 Oktober di kawasan perumahan Petobo.

    Juru bicara BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, menjelaskan di Petobo ini terdapat setidaknya 744 unit rumah warga yang "tertelan lumpur" dalam fenomena yang dikenal dengan likuifaksi.

    Simak lebih lanjut di tautan ini.

    Petobo
  7. Video content

    Video caption: Bantuan terlambat datang, korban tsunami 'jarah' toko demi sembako

    Korban gempa dan tsunami di Palu 'menjarah' toko dan supermarket demi mendapatkan sembako karena bantuan dari pemerintah tak kunjung datang.

  8. Jumlah korban kini mencapai 1374 orang tewas

    Jumlah korban tewas terus meningkat, dan kini mencapai 1374, dalam data yang tercatat BNPB hingga Selasa (2/10) pukul 16:30.

    Hal ini diungkapkan Kepala BNPB Willem Rampangile, dalam jumpa pers di posko penanganan bencana, Palu.

    "Adapun yang hilang 113 orang, dan masih ada beberapa jenazah yang masih tertimbun, dan kita masih belum tahu berapa jumlahnya," ungkap Willem, seperti dilaporkan wartawan BBC News Indonesia, Heyder Affan.

    Menurut Willem, saat ini BNPB masih berfokus pada upaya pencarian dan penyelamatan.

    "Kita mengarahkan SDM mulai Basarnas, TNI, Polri, relawan, dan yang mengoperasikan alat berat adalah dari PUPR: semua kita kerahkan, untuk evakuasi," jelasnya.

  9. Bantuan internasional: terutama angkutan udara

    Belasan negara sudah menawarkan bantuan kepada Indonesia dalam menangani bencana Palu-Donggala.

    "Semua bantuan akan disampaikan dan dicatat secara trtulis. Dan yang paling utama kita butuhkan adalah angkutan udara," kata Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto dalam jumpa pers Selasa (2/10).

    Simak lebih jauh: Lima negara akan pinjamkan pesawat Hercules

    Angkutan udara itu yang dibutuhkan itu adalah jenis Hercules C130, untuk mengangkut bantuan kemanusiaan dan para penyintas yang perlu dievakuasi dari kawasan terdampak.

    "Kita minta bantuan pesawat C130. Pesawat jenis itu yang bisa mendarat dan take off di Bandara Mutiara Sis Al-Juffri. Dan Jumlah pesawat C130 kita terbatas," ujar Wiranto.

    pesawat Hercules
    Image caption: Pesawat Hercules C130 milik TNI AU ini jumlahnya sangat terbatas, sehingga menghambat kecepatan pengerahan bantuan.

    Bandara di Palu itu memiliki landas pacu 2400 meter, dan sebagian di antaranya rusak trbelah, sehingga tak banyak jenis pesawat yang bisa mendarat dan tinggal landas di sana.

    Disebut Wiranto sudah ada lima negara negara yang bersedia mengirimkan pesawat C130, yakni Singapura, Malaysia, India, Korea Selatan, dan Amerika Serikat.

  10. Sutopo Purwo Nugroho: kanker stadium berat tapi tetap bertugas

    Salah satu orang paling sibuk dalam penanganan bencana ini adalah juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho.

    Ia dari waktu ke waktu menyampaikan laporan perkembangan dan memberikan data mutakhir kepada media - dan pemerintah.

    Dan ia melakukannya ketika ia sedang dalam perawatan untuk kanker stadium lanjut.

    View more on twitter
  11. Presiden Joko Widodo lakukan rapat terbatas untuk gempa tsunami

    Presiden Joko Widodo melangsungkan rapat terbatas untuk membahas gempa dan tsunami Sulawesi Tengah.

    Dalam jumpa pers sebelumnya, Jokowi mengatakan bahwa yang menjadi prioritas adalah penanganan secepatnya para korban dan penyintas.

    "Yang sangat dibutuhkan di sana, bahan pangan, alat-alat berat, BBM, listrik, Itu yang kita usahakan kirimkan segera," kata Jokowi.

    Namun ia mengakui, upaya-upaya itu belum berjlan terlalu lancar.

    "Proses distribusi ke masyarakat masih terhambat. Mudah-mudahan sore ini mulai lancar," katanya.

    Ia menyebut, berbagai faktor yang menghambat, antara lain rusaknya infrastruktur, serta gardu-gardu listrik. Putusnya saluran listrik membuat perawatan kesehatan di rumah-rumah sakit juga mendapat masalah. Serta membuat penyaluran BBM juga terhambat, karena pompa-pompa bensin digerakan dengan listrik.

    Karenanya, kata Jokowi, pemrintah juga mengusahakan pompa-pompa manual.

  12. Polisi tangkap 45 terduga penjarah

    Polisi melepaskan tembakan peringatan ketika banyak warga melempari mereka dan memaksa untuk masuk sebuah toko serba ada.
    Image caption: Polisi melepaskan tembakan peringatan ketika banyak warga melempari mereka dan memaksa untuk masuk sebuah toko serba ada.

    Kepolisian Resor Palu Sulawesi Tengah menangkap 45 terduga pelaku penjarah.

    Barang bukti yang disita antara lain televisi, komputer, kulkas, mesin ATM, hingga belasan unit sepeda motor.

    "Para pelaku merupakan kelompok penjarah sejumlah fasilitas umum, seperti kios, minimarket, ataupun gudang elektronik yang ditinggal pergi oleh para pemiliknya saat gempa terjadi,” kata juru bicara Mabes Polri Brigjen Polisi Dedi Prasetyo dalam jumpa pers di halaman Mapolresta Palu, Selasa (2/10).

    "Selain menjarah barang-barang, para pelaku juga merusak dan membongkar sejumlah ATM dengan linggis, serta mengambil motor warga yang ditinggal para pemiliknya.

    Menurut polisi, sebagian dari 45 yang ditangkap itu adalah residivis dan narapidana yang kabur dari penjara Petobo saat gempa terjadi.

  13. Korban tewas bertambah jadi 1.234 orang, dari empat kota

    Jumlah korban tewas akibat gempa tsunami Palu dan Donggala sudah meningkat lagi menjadi setidaknya 1.234 orang. Itu berdasarkan data sampai dengan pukul 13.00

    Hal itu disampaikan juru bicara BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, dalam jumpa pers yang sedang berlangsung sekarang.

    Disebutkan, para korban yang tercatat itu yang terdata di kota Palu, Donggala, Sigi, Parigi Mpurong

    "Kita memilah korban berdasarkan kabupaten, sulit. Karena tim SAR gabungan ketika mendapat jenazah, langsung dibawa ke rumah sakit. Dan rumah sakit di Palu," kata Sutopo.

    Jasad kuburan masal
    Image caption: Petugas melakukan penguburan masal karena banyak jenazah sudah membusuk dan bisa membahayakan para penyintas.
  14. Penjarahan dan 'penjarahan': yang demi survival dan yang 'aji mumpung'

    penjarahan

    Sebagian besar 'penjarahan' dilakukan sebagai mekanisme untuk bertahan hidup. Ini diakui sejumlah warga yang ditemui BBC News Indonesia. Mereka tidak malu mengakui perbuatan mereka, karena tanpa itu mereka bisa mati kelaparan.

    Namun ada juga yang melakukan penjarahan untuk kepentingan lain. Karenanya yang mereka ambil adalah barang yang tak ada hubungan dengan kebutuhan dasar. Ada yang tertangkap kamera, membawa televisi layar datar raksasa.

    Simak lebih jauh: Mengapa korban bencana gempa-tsunami Palu malah menjarah televisi?

    Seorang psikolog sosial dari UI, Endang Mariani, menyebut, gejala seperti ini lazim terjadi dalam situasi pasca bencana. Baik di Indonesia maupun di mana pun di seluruh belahan dunia, termasuk Amerika Serikat dan Jepang.

    Penjarahan
    Image caption: Sebagian besar penjarahan dilakukan karena kebutuhan untuk bertahan hidup.
  15. Kisruh di sekitar toko, polisi lepaskan tembakan ke udara

    Terjadi kekisruhan di sekitar toko-toko di Palu dan Donggala, ketika sejumlah besar warga berusaha mengambil barang-barang dari toko-toko.

    Petugas polisi berusaha mengatur ketertiban, dengan meminta warga antre untuk mendapatkan kebutuhan mereka secara gratis dari toko-toko itu, karena mereka belum tersentuh bantuan kemanusiaan.

    Namun di sebuah kawasan komersial Palu, wartawan BBC, Jonathan Head menyaksikan sebuah bentrokan. Sebagian warga yang tidak sabar, melempari polisi dengan batu. dan polisi melepaskan tembakan peringatan ke udara, meyerukan warga untuk tertib.

    Setelah kSetelah kekisruhan, akhirnya polisi mengizinkan warga mengambil barang-barang kebutuhan darurat di dalam toko.
    Image caption: Setelah kekisruhan, akhirnya polisi mengizinkan warga mengambil barang-barang kebutuhan darurat di dalam toko.
    penjarahan
    Image caption: Betapa pun, polisi tak mengizinkan mereka membawa yang tidak relevan dengan kebutuhan darurat. Semua barang yang diambil, diperiksa dulu.

    Di Kabupaten Donggala, warga merangsek masuk toko-toko swalayan. Bupati Kasman Lassa dan Kapolres Ferdinand turun ke lokasi, meyakinkan warga bahwa mereka akan mendapat kebutuhan mereka.

    Bupati Kasman Lassa mengatakan bahwa situasi itu bisa dimaklumi.

    "Ini soal perut," kata Bupati Kasman Lassa kepada Metro TV.

    "Mereka sudah lapar, setelah beberapa hari kena gempa. Jadi mereka memaksa toko-toko. Nah, mereka boleh ambil makanan apa saja: beras, lauk, roti, silakan,"kata Bupati.

    "Tapi jangan ambil kursi, televisi, atau yang begitu. Hanya makanan,"bupati mengingatkan

    Kapolres Ferdinand dalam kesempatan itu mengatakan, para petugas berusaha menertibkannya dengan meminta warga untuk mengantre, dan petugas akan membagikan makanan dalam jumlah yang adil," katanya.

  16. Daerah yang amblas di Palu, Balaroa

    Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Palu mengatakan kawasan yang paling parah terdampak akibat gempa dan tsunami di kota itu adalah di Kelurahan Balaroa dan Kelurahan Petobo.Wartawan BBC News Indonesia Oki Budhi mengunjungi perumahan di daerah Balaroa.

    Tsunami dan gempa di Palu
    Tsunami dan gempa di Palu
  17. Pemakaman massal korban gempa dan tsunami di Palu

    Sejumlah korban gempa dan tsunami di Palu dimakamkan secara massal pada Senin (01/10), di tempat yang dapat menampung 1.000 jenazah.

    Korban sejauh ini tercatat 844 orang meninggal, namun jumlahnya dicemaskan akan terus meningkat karena sejumlah daerah belum dapat diakses, dan banyak gedung ambruk yang belum bisa diperiksa sepenuhnya.

    pemakaman massal korban gempa dan tsunami Palu
    pemakaman massal korban gempa dan tsunami Palu
  18. Presiden Joko Widodo: Empat hal penting

    Presiden Joko Widodo mengatakan empat hal penting yang perlu dilakukan:

    • Evakuasi korban
    • Penyediaan air bersih dan sanitasi
    • Pembersihan kota dari puing-puing
    • Pemulihan jalur angkutan dari dan ke Palu.
  19. Benarkah ada kerusuhan di bandara?

    warga di bandara

    Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam), Wiranto menanggapi kabar bahwa terjadi kerusuhan di bandara Mutiara Sis Al Jufri, Palu pada Senin (1/10).

    Di media sosial beredar rekaman video yang menunjukkan ribuan orang 'menduduki' bandara, yang disebut-sebut membuat berbagai penerbangan yang sedianya menuju Palu, dibatalkan.

    "Memang benar, ada penumpukan massa di bandara, sampai 3000 orang," kata Wiranto.

    Mereka adalah para penyintas gempa dan tsunami, yang ingin segera keluar Palu.

    warga di bandara Palu

    Karena pesawat komersial tak ada, mereka berusaha bisa naik pesawat Hercules yang membawa bahan bantuan, yang hendak keluar Palu untuk membawa bantuan lain.

    "Dan orang-orang berkabar dari mulut ke mulut, 'ada penerbangan gratis dari Angkatan Udara." Orang makin lama makin banyak memenuhi bandara. Ya mereka boleh naik Hercules yang bertolak dari Palu ke Makassar. Tetapi jumlahnya tidak seimbang antara jumlah pesawat dan orang yang mau naik," kata Wiranto pula.

    View more on twitter

    Tetapi, kata Wiranto, yang terjadi di bandara, bukan kerusuhan.

    "Kami berhasil meyakinkan mereka, bahwa jumlah mereka tak seimbang dengan pesawat. Jadi kami menawarkan mereka untuk diangkut dengan kapal Pelni, yang bisa mengangkut hingga 1000 orang. Mereka bisa mengerti. Lalu kami sediakan angkutan untuk memindahkan mereka dari bandara ke pelabuhan," kata Wiranto.