Beruang kutub 'yang paling sedih' dipindahkan dari pusat pertokoan

Pizza, beruang kutub Hak atas foto AFP/MAIZI/VSHINE
Image caption Pizza ketika masih berada di dalam kandangnya di sebuah akuarium yang terletak di sebuah pusat pertokoan di Guangzhou.

Beruang kutub yang disebut 'paling sedih di dunia' sudah dipindahkan dari pusat pertokoan di Cina ke sebuah taman laut di Tianjin, Cina, tempat dia dilahirkan.

Pemindahan hanya sementara karena Grandview Aquarium di Guangzhou -yang terletak di dalam pusat pertokoan- mengatakan dia akan kembali lagi setelah renovasi selesai.

Pusat pertokoan tersebut, lewat pesan di media sosial, mengatakan pihaknya menanti-nantikan kembalinya beruang kutub yang diberi nama Pizza.

Hampir satu juta orang sudah menandatangani sebuah petisi agar menutup akuarium di Guangzhou, tempat Pizza tinggal selama ini.

Peter Li, dari lembaga Masyarakat Kemanusiaan Internasional, mengatakan dalam pernyataan bahwa Pizza -yang hidup di kandang kecil di pusat pertokoan- kini akan menikmati sinar matahari di bulu-bulunya, menghirup udara segar, dan melihat angkasa di atasnya.

"Tapi kami memohon perpindahan selamanya. Tidak akan ada renovasi yang bisa membuat sebuah pusat pertokoan menjadi tempat yang cocok untuk hewan, dan mengirimkannya kembali adalah kejam dan tidak berperasaan."

Hak atas foto AFP/MAIZI/VSHINE
Image caption Pusat pertokoan mengatakan bahwa 'perpisahan dengan Pizza hanya sementara'.

Akuarium yang kontroversial

Li menambahkan bahwa keputusan pusat pertokoan untuk memindahkan Pizza, mungkin dengan alasan karena dia sakit dan tertekan.

"Kami memperingatkan pusat pertokoan bahwa memburuknya kondisi dia amat kelihatan sehingga sulit baginya untuk ditampilkan di depan umum."

Grandview Aquarium memicu kontroversi ketika dibuka Januari tahun ini karena terletak di dalam sebuah pusat pertokoaan.

Hak atas foto AFP/MAIZI/VSHINE
Image caption Pizza mendapat julukan 'beruang kutub yang paling sedih' di dunia.

Beberapa waktu setelah pembukaan, rekaman video memperlihatkan Pizza jatuh terduduk di lantai kandangnya, yang membuat dia mendapat julukan 'beruang kutub yang paling sedih di dunia."

Hampir satu juta orang sudah menandatangani petisi untuk menutup akuarium tersebut.

Pusat pertokoan tidak menyebutkan secara tegas ke mana dia dipindahkan selain mengatakan 'berpisah untuk sementara waktu' dan sempat menggelar acara perpisahan, Minggu (13/11), dengan anak-anak yang berkumpul di dekat kandangnya.

Akuarium di pusat pertokoan ini tetap buka dengan menampilkan satwa-satwa lain seperti paus beluga, walrus, maupun serigala dan rubah kutub.

Topik terkait