Kanye West dilarikan ke rumahsakit -sebabnya belum jelas

Hak atas foto Getty Images
Image caption Kanye West tampil di atas panggung "terapung" yang tergantung di atas penonton.

Penyanyi rap AS yang kontroversial, Kanye West dilarikan ke rumahsakit menyusul panggilan ke layanan darurat, lapor berbagai media.

Seorang juru bicara polisi mengatakan kepda BBC mereka menerima 'panggilan darurat' Senin siang, namun tak menyebut nama sang penyanyi.

Panggilan itu ternyata terkait persoalan medis, yang lalu direspons oleh dinas pemadam kebakaran,

Seorang juru bicara Dinas Kebakaran Los Angeles mengatakan, seorang lelaki yang tak disebut namanya telah dibawa ke rumahsakit 'untuk diperiksa lebih lanjut.'

Sebuah foto memperlihatkan, Kim Kardashian, isteri Kanye West turun dari sebuah pesawat jet pribadi di bandara Van Nuys di Los Angeles beberapa jam setelah West dibawa ke rumahsakit.

Gangguan tidur dll

Rincian tentang keadaan itu simpang siur. NBC News melaporkan, perawatan di rumahsakit itu demi kesehatan dan keselamatannya sendiri, sambil mengutip "sejumlah pihak berwenang yang kenal betul kasus ini."

Situs gosip TMZ menyebut bahwa West dibawa ke rumahsakit untuk "pemeriksaan kejiwaan," dan ia telah mencari solusi untuk mengatasi 'gangguan tidur yang akut."

Baik Kanye West maupun perwakilannya tak memberikan pernyataan tentang hal ini.

Hak atas foto Getty Images
Image caption West mendampingi Kardashian setelah ia ditahan di bawah todongan senjata selama acara Paris Fashion Week.

Pembatalan konser dan umpatan kasar

Sebelumnya, Kanye West membatalkan semua jadwal tur yang tersisa, dua hari setelah meninggalkan acara sebuah konser di Sacramento.

Sang bintang membawakan tiga lagu pada Sabtu malam, sebelum kemudian mengucapkan kata-kata kasar, mencerca Facebook, Jay Z dan Hillary Clinton.

Ia juga mengklaim bahwa Beyonce hanya mau manggung di acara MTV Awards jika mendapat penghargaan video terbaik.

Keesokan harinya West membatalkan konsernya di Los Angeles, lalu sehari kemudian ia membatalkan semua konsernya yang sudah terjadwal.

"Tiket akan sepenuhnya dikembalikan dalam waktu 5-7 hari kerja," kata promotor Live Nation di twitternya.

Tur di Saint Pablo, dengan penampilan West di atas panggung inovatif yang dibuat 'terapung,' seharusnya masih berlanjut hingga 21 hari mendatang.

'Magang tak dibayar'

Banyak rumor menyebutkan bahwa turnya ke Eropa akan dibatalkan pula.

Meski West seringkali bertingkah aneh di panggung, penyanyi ini diduga stress sejak istrinya, Kim Kardashian, dirampok dengan todongan senjata di Paris pada Oktober lalu.

Ia mengetahui insiden itu ketika tampil di New York dan langung meninggalkan panggung untuk mendampingi istrinya.

West kemudian membatalkan beberapa jadwal konser di pekan-pekan berikutnya, tetapi ketika tur dilanjutkan di kota kelahirannya, Chicago, ia tampil dan berbicara dengan media yang dikuasainya: musik.

Hampir semua konsernya berjalan mulus sampai insiden di Oakland pada 22 Oktober, ketika ia menyebut ajang Grammy sebagai sebuah "kecurangan" dan mengecam harian New York Post yang menerbitkan berita yang mengklaim Jay Z menyebut West sebagai "orang gila".

"Orang gila tidak bisa melakukan semua ini," katanya. "Orang gila tidak bisa tampil dengan panggung terapung begini."

"Berhentilah menulis (artikel) negatif tentang saya dan bantu saya untuk menolong orang-orang," tambahnya.

Ia mengakhiri malam itu dengan menguliahi penonton dengan politik. Dan pada satu titik ia mengatakan: "Kami dibawa ke sini sebagai budak, dan Lincoln mengubah kami sebagai pekerja magang yang tidak dibayar."

Hak atas foto Getty Images
Image caption Sang bintang mengeluarkan kata-kata kasar di depan para penggemarnya.

Pada tanggal 4 November, ia berhenti di tengah konser dan mengatakan kepada para penggemarnya. "Suara saya sangat serak, saya tidak bisa menyelesaikan pertunjukan. Saya akan mengembalikan uang kalian."

Kemudian, pada Kamis lalu, laporan-laporan menyebutkan West mengucapkan "kata-kata kasar selama 25 menit" penuh ungkapan frustrasi pada politik dan mengatakan kepada khalayak: "Andai saya ikut memilih (di Pilpres lalu), saya akan memilih Trump."

"Saya ingin mengatakannya sebelum pemilu, tetapi mereka mengatakan kepada saya, 'Apa pun yang Anda lakukan, jangan katakan itu dengan lantang,'" tambahnya.

Kalimat itu sontak menuai kemarahan para penggemarnya, mereka mencemooh sang bintang dan melemparkan benda-benda ke atas panggung.

Pertunjukan pun usai.

Pada hari Sabtu, ia mulai melontarkan kata-kata kasar dengan mengeluhkan bagaimana stasiun radio bersikap pilih kasih.

Ia kemudian mengecam bos Facebook Mark Zuckerberg karena tak memberinya $53 juta (atau sekitar Rp712 miliar) untuk membebaskannya dari jeratan utang dan mengatakan ia sakit hati karena Jay Z tidak mengunjungi keluarganya setelah perampokan Paris bulan lalu.

Kemudian West mengisyaratkan bahwa Jay Z memperkerjakan pembunuh bayaran: "Jay Z, saya tahu kamu punya sejumlah pembunuh, jangan mengirim mereka ke kepala saya".

Hak atas foto Getty Images
Image caption Tur telah dimulai pada bulan Agustus. Belum ada alasan mengapa konser dibatalkan.

"Saya dikirim ke sini untuk menunjukkan kebenaran - bahkan dengan risiko hidup saya sendiri, bahkan dengan taruhan sukses saya sendiri, karir saya sendiri.

"Bersiaplah untuk keluar, karena acara pertunjukan telah usai" katanya, sambil menjatuhkan mikrofon dan berjalan keluar dari konser.

Uang para penggemar yang telah membeli tiket pun telah dikembalikan.

"Para wartawan, bersiaplah untuk berita besar, karena pertunjukkan sudah berakhir" katanya sembari menjatuhkan mikrofon dan berjalan keluar dari panggung konser.