Penyanyi Richard Marx 'ikat penumpang mengganggu' di pesawat Korean Air

Screenshot cuitan Richard Marx tentang penumpang di pesawat Korean Air Hak atas foto Twitter / @richardmarx
Image caption Marx termasuk satu dari beberapa penumpang dan kru yang berusaha mengikat pria tersebut.

Penyanyi pop Amerika Serikat Richard Marx mengatakan dia terpaksa mengikat seorang penumpang dalam penerbangan Korean Air, setelah penumpang tersebut dituduh berusaha menyerang penumpang lainnya.

Insiden tersebut terjadi ketika Marx dan istrinya, Daisy Fuentes, melakukan perjalanan dari Hanoi menuju Seoul pada Selasa (20/12).

Menurut kantor berita Yonhap, pria tersebut ditahan saat mendarat dan polisi Korea Selatan mengatakan bahwa dia mabuk.

Marx menyebut insiden tersebut 'kacau dan berbahaya' dan menuduh kru 'sangat tidak terlatih'.

Korean Air membenarkan tindakan seorang penumpang yang mengganggu dan harus ditahan dan dia sudah diserahkan ke polisi, namun mereka tak menanggapi tuduhan Marx tentang kru mereka.

Marx yang dikenal karena lagu hit Right Here Waiting pada 1980-an dan Fuentes, seorang mantan VJ MTV, mengunggah foto-foto insiden tersebut lewat akun media sosial mereka.

Hak atas foto Twitter / @richardmarx
Image caption Marx mengunggah foto-foto yang menunjukkan bagaimana kru pesawat kesulitan menangani pria tersebut.
Hak atas foto Twitter / @richardmarx
Image caption Penumpang lain berusaha membantu.

Lewat Instagram, Fuentes mengatakan bahwa pria tersebut duduk di deretan kursi dekat mereka dan 'bertingkah gila dan mulai menyerang pramugari serta penumpang' dan 'mendorong staf perempuan dan menjambaki rambut mereka'.

Menurutnya, staf tampak tak siap dan butuh empat jam untuk menahan pria tersebut.

"Mereka tak benar-benar bisa mengendalikannya. Mereka tidak tahu bagaimana menggunakan penyetrum dan mereka tidak tahu bagaimana mengikatkan tali pada pria itu (dia lepas dari ikatan sampai tiga kali)," katanya.

Hak atas foto Instagram / @daisyfuentes
Image caption Fuentes mengunggah soal insiden tersebut di akun Instagramnya.
Hak atas foto Twitter / @richardmarx
Image caption Marx mengkritik kru Korean Air karena 'tak mampu' menangani insiden tersebut.

Marx, yang berada di Hanoi untuk tampil dalam sebuah konser, mengatakan di halaman Facebooknya bahwa seorang kru dan dua penumpang terluka.

"Kru pesawat yang semuanya perempuan tak tahu harus berbuat apa dan tidak dilatih cara menangani orang psikopat ini dan dia baru bisa tenang setelah saya dan beberapa penumpang pria lainnya turun tangan ... Korean Air harus diberi sanksi karena tidak tahu caranya menangani insiden seperti ini tanpa campur tangan penumpang."

Dia menambahkan bahwa polisi langsung naik ke pesawat setelah mereka mendarat di Seoul. Marx mengatakan bahwa dia dan Fuentes akhirnya sampai di rumah mereka di Los Angeles 'dengan aman'.

Menurut Yonhap, penumpang berusia 34 tahun itu mengonsumsi dua setengah gelas kecil minuman keras dan mabuk dalam penerbangan.

Mereka mengutip polisi yang mengatakan bahwa pria tersebut sudah dilepaskan karena dia terlalu mabuk untuk dimintai keterangan, dan polisi akan memanggil kembali pria tersebut.

Tindakan Marx dalam insiden tersebut mendapat pujian luas di media sosial, dan banyak yang menanggapinya dengan merujuk pada judul-judul lagu hitnya.

Hak atas foto Twitter
Image caption Komedian Amerika keturunan Korea, Margaret Cho, termasuk yang bercanda soal insiden tersebut dengan menyebut lagu 'Right Here Waiting'.
Hak atas foto Twitter
Image caption Yang lainnya merujuk pada lagu hit Marx lainnya, Hazard dan Should've Known Better.

Topik terkait