Dua foto dari Indonesia masuk final fotografi alam terbaik dunia

Para finalis Wildlife Photographer of the Year 2017 dipilih dari 50.000 karya, dan berbagai foto alam liar terbaik dipertandingkan, termasuk dari alam liar Indonesia.

Keterangan gambar,

Gambar menakjubkan karya Laurent Ballesta memperlihatkan seekor ajing laut yang mash bocah diperkenalkan pada air es di Antartika atau kutub utara oleh induknya. Para finalis Wildlife Photographer of the Year 2017 dipilih dari 50.000 karya, dan pemenangnya akan diumumkan pada 17 Oktober.

Keterangan gambar,

Seekor serigala kutub selatan membawa sebutir telur untuk santapannya, setelah menjarah sebuah sarang angsa salju di pulau Wrangel di Russia. Foto berjudul harta karun Arktik ini hasil jepretan Sergey Gorshkov,yang lolos sebagai finalis di kategori Potret Binatang.

Keterangan gambar,

Andrey Narchuk mengajukan karya ini, tentang dua ekor 'malaikat laut' (Gymnosomata), yang serumpun dengan keong, siput dan lintah. Penyelenggara lomba foto ini, The Natural History Museum, menyebutkan bahwa foto-foto ini menjadi pameran 'keragaman hayati yang mempesona di planet kita ini."

Keterangan gambar,

Foto ini diambil oleh fotografer Jerman Klaus Nigge di Pulau Amaknak di Alaska, AS. Foto close-up seekor elang botak yang basah kuyup ini adalah finalis kategori "Potret Binatang."

Keterangan gambar,

Steve Winter menjepret gambar yang emosional dari seekor anak harimau di Sumatera berusia enam bulan. Anak macan ini berusaha mengaum dari dalam kandang yang menjadi huniannya ementara setelah diselamatkan dari suatu perangkap yang dipasang para pemburu liar di hutan Sumatera.

Keterangan gambar,

Lihatah foto yang begitu menyentuh ini: seekor bayi beruang memeluk emak beruang dengan lucunya. Ashleigh Scully mengambil foto ini di Taman Nasional Danau Clark, Alaska, AS, dan masuk final kategori 11-14 tahun.

Keterangan gambar,

Burung quetzal yang cantik ini dijepret fotografer Israel Tyohar Kastiel. Ia menghabiskan waktu sepekan memantau burung-burung itu memberi makan anak-anak mereka, sampai kemudian memperoleh bidikan ini.

Keterangan gambar,

Dari sampah korek kuping merah jambu ini kita bisa menebak di mana foto ini diambil. Karya Justin Hoffman, menunjukkan seekor kuda laut memegang batang korek kubing dengan ekornya, untuk bisa bertahan dari arus kuat di perairan Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

Keterangan gambar,

Mats Andersson menangkap suasana musim dingin pada foto ini, yang menunjukkan seekor tupai merah pada suatu pagi yang dingin di bulan Februari. Gambar-gambar ini, berasama para finalis lainnya, dipamerkan The Natural History Museum di London mulai bulan depan.