Giuliana Farfalla, transgender pertama di sampul Playboy

Playboy, Jerman, Giuliana Farfalla, Hak atas foto Playboy
Image caption Walau sebelumnya sudah ada transgender yang tampil di Playboy, Giuliana Farfalla merupakan yang pertama menjadi model sampul.

Majalah Playboy edisi Jerman untuk pertama kali menampilkan transgender sebagai model utama di sampulnya.

Giuliana Farfalla, yang berusia 21 tahun, berpose dengan dada terbuka, yang merupakan tradisi bagi Playboy edisi Jerman. Perempuan transgender itu menjadi terkenal setelah ikut sebuah acara reality TV -yang berupaya menayangkan kehidupan sehari-hari seseorang tanpa diatur.

Hak atas foto Playboy
Image caption Perempuan transgender Ines Rau tahun lalu ditampilkan di halaman tengah Playboy ediisi Amerika Serikat.

Pimpinan redaksi Florian Boitin mengatakan Farfalla merupakan 'contoh yang indah tentang bagaimana pentingnya perjuangan dalam hak untuk menentukan sendiri'.

Dia menambahkan tampilnya Farfalla sejalan dengan tradisi pendiri Playboy, Hugh Hefner, yang 'menentang keras setiap bentuk pengecualian dan intoleransi'. Hefner meninggal dunia pada September 2017 lalu.

Perempuan transgender pertama yang tampil di Playboy bukan Farfalla melainkan Ines Rau asal Prancis, namun hanya di bagian tengah -yang disebut sebagai Playmate- untuk Majalah Playboy di Amerika Serikat tahun lalu.

Rau juga sebenarnya bukan transgender pertama yang difoto untuk Playboy karena Caroline "Tula" Cossey pada tahun 1981 sudah tampil untuk mempromosikan film James Bond, For Your Eyes Only, namun saat itu orang tidak tahu bahwa dia transgender.

Sedangkan Farfalla -yang terbuka sebagai transgender- dipajang sebagai model sampul.

Lahir sebagai Pascal Radermacher di kota Breisgau, Jerman barat daya, sejak kecil dia merasa berada di tubuh yang salah dan menjalani operasi kelamin pada usia 16 tahun.

Lewat Instagram, Farfalla, mengatakan 'super bangga' dengan majalah itu, yang akan beredar di pasar, Kamis (11/01).

Tahun lalu dia ikut dalam seri TV Model Top Mendatang Jerman dan dia berharap pengalaman-pengalamannya akan mendorong kaum transgender dan transseksual lainnya.

Berita terkait