Menikahi putri kandungnya sendiri, seorang ibu dijerat hukuman penjara

Foto kepolisian Hak atas foto Stephens County Jail
Image caption Sang ibu menikahi putri kandungnya sendiri pada tahun 2016.

Seorang ibu di Oklahoma, Amerika Serikat, dijatuhi hukuman dua tahun penjara setelah diketahui menikahi dan "hidup bersama" dengan putrinya.

Patricia Ann Spann, 45 tahun, dinyatakan bersalah telah melakukan hubungan inses dan mengakui menikah dengan putri kandungnya, Misty Velvet Dawn Spann, 26 tahun.

Sang ibu kehilangan hak asuh anak-anaknya dan bersatu kembali dengan putrinya pada tahun 2014.

Keduanya menikah pada Maret 2016 setelah pernikahan sesama jenis disahkan di negara tersebut.

Para penyidik juga kemudian mendapati Patricia Ann Spann sebelumnya telah menikahi putra kandungnya sendiri.

Menurut surat kabar Oklahoman, putranya, yang saat itu berusia 18 tahun, membatalkan pernikahan tersebut setelah dituduh melakukan hubungan inses pada 2010 setelah menikahi ibunya pada tahun 2008.

Pernikahan ibu kandung dan anak perempuannya terbongkar setelah Departemen Pelayanan Kemanusiaan melakukan pemeriksaan terhadap kesejahteraan anak.

Surat kabar Oklahoman melaporkan, Misty Spann juga membatalkan pernikahan yang dilakukan pada bulan Oktober 2017, dia berdalih bahwa dirinya tertipu melakukan perkawinan sedarah.

Dia mengatakan ibunya telah berbohong tentang konsultasi dengan "tiga pengacara berbeda yang memberitahu bahwa tidak akan ada masalah dengan pernikahan tersebut", lapor surat kabar tersebut.

Patricia Ann Spann mengatakan dia yakin perkawinan tersebut legal, karena dia tidak terdaftar sebagai ibu kandung pada akte kelahiran putrinya dan baru saja berhubungan dengannya dua tahun yang lalu.

Misty Spann dinyatakan bersalah atas perkawinan sedarah pada bulan November lalu dan dijatuhi hukuman percobaan selama 10 tahun dan diharuskan menjalani konseling.

Selain hukuman penjara yang dijatuhkan pada hari Selasa, Patricia Spann akan menjalani masa percobaan selama delapan tahun dan harus mendaftar sebagai pelaku kejahatan seksual saat dibebaskan.

Menurut undang-undang di negara tersebut, menikah dengan kerabat dekat dianggap inses, terlepas dari apakah ada hubungan seksual.

Berita terkait