Kisah aktor Hong Kong Anthony Wong temukan saudara yang lama hilang dengan bantuan berita BBC

Perry bersaudara
Image caption Anthony Wong akhirnya menemukan saudaranya yang lama hilang, David dan John Perry.

Aktor kenamaan Hong Kong, Anthony Wong, sudah sejak lama ingin menemukan ayah yang meninggalkannya ketika ia masih bocah.

Upaya selama beberapa puluh tahun tak membuahkan hasil, sampai BBC memberitakan usahanya tersebut, yang kemudian berujung dengan Anthony bertemu dengan dua saudara tirinya pada pertengahan Maret.

"Luar biasa, ini tak mungkin, ini keajaiban," kata Anthony, 56 tahun, saat bertemu dua saudara tirinya, John dan David Perry, pria kembar berusia 74 tahun.

Dari pertemuan ini didapat kabar bahwa ayah Anthony -yang juga ayah dari John dan David- Frederick William Perry meninggal dunia pada 1988.

Sulitnya Anthony menemukan sang ayah antara lain disebabkan oleh minimnya informasi yang ia punya sementara foto-foto sang ayah juga tidak banyak, hanya beberapa saja.

Upayanya menemukan jejak sang ayah ini ia sampaikan dalam wawancara dengan BBC beberapa waktu lalu.

Dalam wawancara dengan BBC itu ia menuturkan bagaimana dirinya 'terjebak antara identitas Inggris dan Hong Kong'. Ia juga berharap warganet akan membantunya menemukan sang ayah dan keluarganya.

Sehari setelah kisahnya diterbitkan oleh BBC, sejumlah pengguna Facebook membuat percakapan khusus untuk membantu Anthony.

Ia mengatakan setiap hari bisa menemukan informasi baru tentang ayahnya.

Pada awal Maret ada titik terang ketika Anthony menerima informasi tentang ayahnya dan keluarga ayahnya tersebut. Ia mendapatkan beberapa nama dan informasi yang dan sepertinya cocok dengan kepingan informasi yang ada padanya selama ini.

Berita 'yang membawa berkah'

Hak atas foto Anthony Wong
Image caption Anthony Wong bersama ayah ibunya, Frederick William Perry dan Wong Juen-yee.

Pada saat yang bersamaan, John dan David Perry -yang tengah berada di kapal pesiar di Pasifik- mendapatkan email yang dikirim oleh seorang sepupu di Inggris berisi pesan 'ada informasi yang harus mereka ketahui'.

Sementara itu, putra David mengirim foto dari laporan video yang memperlihatkan Perry senior bersama Anthony ketika Anthony masih bayi.

Ketika kembali ke Melbourne, Australia, kota yang menjadi tempat tinggal John dan David dalam beberapa dekade belakangan, mereka melihat laporan BBC dan mendapati seseorang, yang tak diragukan lagi, adalah ayah mereka.

"Kami dibuat takjub dengan apa yang kami saksikan," ujar John.

Tapi baik John maupun David tak tahu bagaimana caranya menghubungi Anthony.

Untunglah ada nama perusahaan yang disinggung dalam video, Dionysus Contemporary Theatre. David dan John menanyakan apakah memungkinkan untuk bertemu Anthony, yang mereka katakan sebagai saudara tiri.

Jawaban yang ditunggu datang dan keduanya tak bisa menyembunyikan kegembiraan karena pertemuan amat mungkin diwujudkan.

"Saya berbicara dengan David... dan akhirnya diputuskan bahwa kami akan menemui Anthony," kata John.

Pertemuan yang mengharukan terjadi di Hong Kong pada 20 Maret.

"Setelah sekian lama, tiba-tiba semuanya bergerak cepat hanya dalam kurun dua pekan... luar biasa," kata Anthony yang telah membintangi lebih dari 150 film tersebut.

Keluarga 'yang dirahasiakan'

Hak atas foto Keluarga Perry
Image caption Perry bersama anak kembarnya, John dan David.

David mengatakan dirinya dan John langsung bisa merasa dekat dengan Anthony.

Dari pertemuan ini jelas sudah perjalanan kilas balik Anthony, David, John, dan tentu ayah mereka, Frederick William Perry.

Diketahui, Perry senior pernah menjadi anggota angkatan udara kerajaan Inggris, RAF, dan tahun 1955 tiba di Hong Kong -ketika masih menjadi koloni Inggris- untuk bekerja di kantor logistik pemerintah.

Ia tiba bersama istri, Vera Marjorie, anak perempuan, Vera Ann, dan anak kembarnya, John dan David.

Beberapa tahun kemudian mereka berkunjung ke Inggris. John dan David memutuskan untuk tinggal agar bisa mendaftar sebagai anggota RAF, namun Perry senior kembali ke Hong Kong.

"Pada tahun itu atau tak lama setelahnya, ayah bertemu dengan ibu Anthony," kata David.

Menurut Anthony -yang lahir pada 1961- Perry senior meninggalkan dirinya dan sang ibu, Wong Juen-yee, pada pertengahan 1960-an untuk pindah ke Australia bersama keluarganya.

Hak atas foto Anthony Wong
Image caption Anthony Wong sempat berkorespondensi dengan sang ayah namun surat menyurat itu tiba-tiba berhenti ketika usianya menginjak 12 tahun.

Sempat ada surat menyurat dengan Perry senior namun korespondensi ini berhenti sama sekali ketika Anthony berusia 12 tahun.

David mengatakan ia tentu akan senang jika tahu ayahnya memiliki keluarga lain di Hong Kong. Ia yakin ibunya, yang meninggal pada 1972, dipastikan tak tahu soal keberadaan Anthony.

David menambahkan dirinya tidak memendam rasa sedih atau kecewa.

"Kita tahu dalam hidup ini ada hal-hal yang tak mengenakkan... yang penting adalah kita akhirnya bisa bertemu dengan Anthony dan mengetahui kepingan masa lalu kami," katanya.

Mempertegas jati diri

Baik David, John, dan Anthony mengatakan ayah mereka pasti senang mereka akhirnya bisa bertemu.

Ibu Anthony masih hidup tapi ia mengidap demensia dan saat makan malam, ia mencoba mengatakan kepadanya bahwa ia kini tahu informasi tentang sang ayah.

"Tiba-tiba ia berhenti makan. Lalu saya katakan, 'Saya tidak akan meninggalkanmu. Saya masih tetap akan di sini.' Mendengar ini, ia kemudian mau makan lagi," ungkap Anthony.

David dan John meluangkan waktu beberapa hari di Hong Kong bersama Anthony sebelum kembali ke Melbourne.

Kepada BBC ketiganya mengatakan ikatan di antara mereka langsung tercipta dan keluarga besar Perry ingin mengundang Anthony untuk berkunjung ke Australia.

Hak atas foto Anthony Wong
Image caption Anthony Wong ketika masih anak-anak.

Sebelum bertemu, David dan John tak tahu kalau Anthony adalah bintang film kenamaan di Hong Kong.

Keduanya mengatakan ketenaran Anthony bukan alasan mengapa ingin menemuinya.

"Tak ada bedanya bagi kami apakah ia aktor kenamaan atau pekerja kasar. Siapa pun dia, kami tentu ingin bertemu," kata David.

Anthony mengatakan pertemuan ini makin memperjelas siapa dirinya.

"Saya main musik, saudara-saudara (tiri) saya juga ternyata main musik. Saya pernah jadi petinju, ternyata ayah saya adalah juara tinju kelas menengah," kata Anthony.

Ia lantas teringat dalam salah satu surat yang dikirim sang ayah puluhan tahun lalu yang kira-kira berbunyi, 'Kalau kamu jadi anak yang baik, ayah akan mengurusi semua kebutuhanmu."

"Saya rasa ia tahu saya adalah anak yang baik... ia sekarang mengirim dua saudara untuk saya," kata Anthony.

Topik terkait

Berita terkait