Diancam karena menyebut kotanya bau, pria di Iowa AS menang di pengadilan

Josh Harms Hak atas foto ACLU
Image caption Josh Harms mengkritik Sibley, Iowa yang merupakan kampung halamannya

Sebuah kota di Iowa sepakat untuk membatalkan gugatan hukum terhadap seorang warganya yang mengkritik pejabat karena tempat itu berbau seperti "makanan anjing yang tengik".

Pengadilan federal berpihak pada web developer Josh Harms, dan menerbitkan perintah permanen kepada pemerintah Sibley, Iowa agar tidak menggugatnya.

Pejabat Sibley mengancam melakukan gugatan hukum atas situs milik Harms yang bernama 'Should You Move to Sibley, Iowa?' (Apakah anda harus pindah ke Sibley Iowa?)

Harms berpendapat bahwa ancaman itu merupakan pelanggaran hak kebebasan berbicara.

Pemerintah kota menghubungi Harms pada Desember 2017 lalu dan mengatakan kepada dia bahwa dia memiliki waktu 10 hari untuk menghapus situsnya, atau mereka akan menggugatnya ke pengadilan.

Dalam situs tersebut, Harms menggambarkan kotanya memiliki "bau busuk darah yang mengerikan dan bau bir yang meliputi seluruh kota".

Bau yang dimaksud Harms berasal dari pabrik pengolahan daging babi.

Pada 9 Maret 2018, Uni Kebebasan Sipil Amerika ACLU Iowa melayangkan gugatan terhadap Sibley, dengan mengatakan ancamannya itu telah melanggar hak konstitusional Harms untuk mengkritik pemerintah tanpa kekhawatiran.

Pada Kamis lalu, seorang hakim mengeluarkan perintah yang menghalangi pemerintah Sibley untuk menggugat Harms.

Perintah tersebut melarang kota "untuk mengarahkan Harms agar tidak berbicara dengan wartawan, mengancam untuk melayangkan gugatan hukum, atau benar-benar menggugat" dia.

Menurut koran lokal, Sibley juga sepakat dengan ACLU untuk:

  • Memberikan pelatihan Amandemen Pertama (kebebasan berbicara) kepada staf kota
  • Menerbitkan permintaan maaf tertulis kepada Harms karena ancaman gugatan
  • Mengganti biaya pengadilan sebesar $20.475 atau Rp 281 juta
  • Membayar kerugian yang dialami Harms sebesar $6.00 atau Rp 89 juta

"Saya bahagia bahwa kota Sibley telah mengakui kesalahannya mengancam saya karena kritik yang saya tulis dan dipublikasikan secara online," jelas Harms, menurut situs Des Moines Register.

Dia mengatakan telah mengakuisisi situs "sibleystinks.com", nmaun belum memutuskan apakah akan mengaktifkan situs tersebut.

"Hak setiap orang untuk bebas dan terbuka memberikan kritik terhadap pemerintah mereka merupakan masalah paling mendasar dalam demokrasi," kata Rita Bettis, direktur legal ACLU Iowa.

Berita terkait