'Wajah' kaisar pertama Cina jadi rata karena terjerembab angin

Qin Shi Huang Hak atas foto AFP
Image caption Patung setinggi 16m dengan berat enam ton tersebut ambruk karena angin kencang.

Patung raksasa kaisar pertama Cina seberat enam ton ambruk dan jatuh ke tumpuan batu tepat di bagian wajah.

Patung Qin Shi Huang yang terbuat dari perunggu setinggi 16m tersebut meluncur ke tanah di provinsi Shandong saat terjadi angin keras pekan lalu.

Karena jatuh tengkurap maka merusak muka kaisar 'pimpinan patung tentara tanah liat' tersebut sehingga menjadi rata 'mirip panekuk', lapor media pemerintah Global Times.

Para pekerja segera datang dengan membawa derek untuk mengangkat sisa-sisa patung enam ton tersebut.

"Ini adalah hal yang Anda benar-benar ingin sembunyikan dari banyak orang," kata seorang pekerja ke Global Times. "Semua orang sekarang memiliki telepon genggam. Bagaimana Anda akan menutup-nutupinya?"

Foto dari patung yang ambruk di Binzhou tersebut memperlihatkan bagian dalamnya yang hampa, ditopang kerangka besi.

Hak atas foto AFP
Image caption Sebelum ambruk, patung ini memperlihatkan kekuasaan kaisar pendiri Dinasti Qin Cina.

Qin Shi Huang adalah pendiri Dinasti Qin Cina dan dipandang berjasa sebagai orang pertama yang menyatukan sebagian besar wilayah Cina modern pada sekitar tahun 221-206 SM.

Dia membangun bagian pertama Tembok Besar Cina dan makamnya merupakan 'tempat tinggal' ribuan patung tentara tanah liat yang terkenal.

Adapun patungnya yang belakangan bernasib sial di Binzhou tersebut dibangun pada tahun 2005 untuk menarik perhatian wisatawan agar mengunjungi tempat wisata setempat, lapor kantor berita AFP.

Berita terkait