Ruang bawah tanah eks Perang Dunia II ditemukan di kebun belakang rumah warga

bunker
Image caption Bunker itu sebagian berisi air, tetapi setelah dikeringkan, Scott menemukan dua kamar berukuran sekitar empat meter kali empat meter, yang dipisahkan pintu kayu.

Ruang bawah tanah peninggalan Perang Dunia II yang tersembunyi puluhan tahun ditemukan di kebun belakang rumah warga di Middlesbrough, Inggris.

Chris Scott sedang merenovasi rumahnya di kawasan Marton Avenue, Middlesbrough, ketika dia memutuskan untuk menyelidiki apa yang semula dia anggap sebagai penutup saluran pembuangan.

Namun ternyata itu adalah pintu masuk ke ruang bawah tanah alias bunker dua lantai yang dilapisi beton, dan cukup besar untuk menampung lebih dari 50 orang.

Pria berusia 40 tahun itu mengatakan dirinya berencana untuk mengubah bunker tersebut menjadi gudang anggur atau kantor.

Image caption Ruang bawah tanah peninggalan Perang Dunia II yang tersembunyi puluhan tahun ditemukan di kebun belakang rumah warga di Middlesbrough, Inggris.

"Dahulu tetangga saya pernah cerita tentang bunker, tetapi sejujurnya saya tak pernahmemikirkannya lagi," kata Scott.

"Ketika kuli bangunan saya menyarankan agar melihat apa yang ada di bawah penutup, saya kemudian membukanya dan melihat tangga logam sepanjang 10 kaki yang mengarah ke ruang gelap," ungkapnya.

Dia awalnya menggunakan lampu pada telepon genggamnya untuk melihat sekelilingnya. "Dan saya tidak percaya apa yang saya lihat."

Image caption Bunker berupa dua ruangan, yang dilapisi beton, cukup besar untuk menampung lebih dari 50 orang.
Image caption Pintu kayu memisahkan dua ruangan yang terpisah.
Image caption Di ruangan itu, dia menemukan meja kayu dalam kondisi terawetkan.

Bunker itu sebagian berisi air, tetapi setelah dikeringkan, Scott menemukan dua kamar berukuran sekitar empat meter kali empat meter, yang dipisahkan pintu kayu.

Di ruangan itu, dia menemukan meja kayu dalam kondisi terawetkan.

Scott menambahkan: "Kami semula mengira itu ruangan kecil, tetapi setelah saya buka pintu logamnya, saya menjadi sangat terkejut."

"Di ruangan tersebut, masih ada instalasi listrik dan beberapa perangkat alat bantu pernapasan," ungkapnya.

Diperkirakan bunker itu digunakan untuk menyelamatkan diri selama serangan bom saat Perang Dunia II.

Berita terkait