Pengakuan penyiar BBC tentang pelecehan seksual 'mengerikan' yang dialaminya dari atasannya

Martha Kearney
Image caption "Andai saja saat itu saya merasa lebih berdaya, dan tak merasa terlalu terintimidasi," kata Martha Kearney.

Presenter BBC, Martha Kearney menyampaikan pengakuan tentang pelecehan seksual yang "mengerikan dan memalukan" yang ia alami saat ia masih merupakan seorang jurnalis muda.

Martha Kearney, pembawa acara baru di program Today di Radio 4 BBC, mengungkap, saat ia menjadi koresponden LBC Westminster pada 1980-an, beberapa kali ia digerayangi di bagian bokongnya.

Dia mengatakan dia sekarang menyesal tidak mengkonfrontasi para atasannya yang melakukan tindakan tak senonoh terhadapnya waktu itu.

"Andai saja saat itu saya merasa lebih berdaya, dan tak merasa terlalu terintimidasi," katanya kepada Radio Times.

"Tapi pada masa itu, saat usia saya 20-an tahun, para bos adalah orang-orang yang sangat berkuasa."

Dia melanjutkan, "Bukannya saya bermaksud mengeluh. Itu adalah situasi dunia kerja waktu itu, dunia kewartawanan yang kasar dan kacau."

Ia mengatakan, situasinya sekarang berbeda, khususnuya sejak kampanye #MeToo yang menurutnya mengubah situasi.

"Para perempuan muda yang bekerja dengan saya saat ini tidak punya toleransi sama sekali" (terhadap pelecehan seks).

Image caption Menurut Kearney, sebagai wartawan dia telah melakukan liputan yang 'cukup' tentang kesetaraan gaji untuk mengetahui bahwa ada 'berbagai masalah struktural.'

Gerakan #MeToo, yang meluas di seluruh dunia setelah sejumlah besar perempuan mengungkapkan pelecehan dan serangan seksual oleh produser besar Holywood, Harvey Weinstein, mengungkap kisah-kisah pelecehan dan serangan seks yang dialami para perempuan.

Kearney, yang sebelumnya menjadi pembawa acara di The World At One, BBC, juga berbicara tentang kesenjangan gaji secara gender di BBC. Menurutnya sudah waktunya para pimpinan BBC mewujudkan janji mereka tentang kesetaraan gaji.

Tahun lalu, sebuah laporan mengungkap bahwa di BBC, staf pria memperoleh pendapatan rata-rata 9,3% lebih tinggi ketimbang perempuan, sementara di tingkat nasional kesenjangannya rata-rata 18%.

Sebelumnya muncul kehebohan mengenai gaji para bintang dan selebritas di BBC, yang menunjukkan bahwa sebagian besar presenter berpenghasilan tertinggi adalah laki-laki.

"Ada kemarahan dan perasaan terguncang ketika angka-angka gaji itu diungkapkan," kata Kearney.

"Sekarang BBC sudah bergerak ke arah yang benar, tetapi lajunya mungkin tidak secepat yang kami inginkan."

Image caption Montague meninggalkan program Today setelah trungkap bahwa ia dibayar lebih rendah dibanding wartawan lelaki yang merupakan rekannya sesama pembawa acara program itu.

Kearney mengambil alih peran program Today dari Sarah Montague, beberapa bulan setelah terungkap bahwa Montague dibayar jauh lebih rendah dibanding rekan presenternya yang laki-laki.

Bulan Maret lalu, Montague pindah ke The World At One.

Kearney juga mengatakan bahwa sebagai wartawan dia telah melakukan liputan yang 'cukup' tentang kesetaraan gaji untuk mengetahui bahwa ada 'berbagai masalah struktural' dan kebutuhan untuk membuat lingkungan kerja menjadi lebih 'ramah keluarga.'

"Tapi ada hal lain yang terjadi, dan saya pikir itu adalah bias yang tidak disadari di semua organisasi besar."

Direktur Jenderal BBC Tony Hall telah berjanji bahwa kesenjangan gaji berbasis gender di BBC akan sepenuhnya hilang tahun 2020.

Berita terkait