Saham Facebook anjlok, nilai perusahaan mengecil triliunan rupiah

Facebook Hak atas foto Reuters

Harga saham Facebook merosot hampir 20% dalam pembukaan bursa di New York, Kamis (26/07).

Penurunan tajam harga saham ini terjadi sehari setelah Facebook mengumumkan penurunan pendapatan kuartal dan memproyeksikan bahwa pertambahan keuntungan akan berjalan lebih lambat selama beberapa tahun mendatang.

Dengan penurunan 20% ini maka nilai perusahaan itu berkurang sekitar US$100 miliar atau sekitar Rp1.446 triliun.

Para eksekutif Facebook mengatakan penurunan pendapatan terjadi karena perusahaan harus membelanjakan uang lebih besar untuk meningkatkan pengamanan privasi dan memantau konten.

Dampak data pengguna

Di samping itu, terjadi pula perlambatan pertumbuhan jumlah penggunanya di negara-negara yang punya ladang iklan terbesar.

Proyeksi perlambatan itu terjadi ketika perusahaan menghadapi dampak dari caranya menangani berita palsu dan data pengguna.

Hak atas foto Reuters
Image caption Atas keterlibatan dengan Cambridge Analytica, bos Facebook Mark Zuckerberg harus menjelaskan kepada regulator Amerika Serikat awal tahun ini.

Facebook menjadi sorotan atas keterlibatannya dalam memberikan akses data pengguna kepada perusahaan konsultan politik yang berkantor di London, Cambridge Analytica. Disebutkan sekitar 87 juta data pengguna mungkin dibagikan kepada Cambridge Analytica.

Sebuah penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa semakin sedikit orang menggunakan Facebook untuk menemukan atau membicarakan berita di jejaring sosial itu.

Edisi tahunan ketujuh Digital News Report melaporkan bahwa penurunan pengguna yang mengakses berita di Facebook mencerminkan kekhawatiran akan masalah privasi dan buruknya perdebatan yang muncul di media sosial.

Topik terkait

Berita terkait