Buah jeruk di Australia berubah jadi ungu setelah dipotong, apa penyebabnya?

Tiga potong jeruk Hak atas foto Neti Moffitt
Image caption Buah jeruk itu berubah menjadi ungu dalam beberapa jam setelah dipotong dengan sebuah pisau.

Seorang perempuan Australia meminta pihak berwenang melakukan penyelidikan setelah buah jeruk yang dimakan anaknya berubah warna.

Lalu, apa yang menyebabkan buah jeruk yang tadinya berwarna kuning, tiba-tiba berubah menjadi ungu setelah diiris?

Otoritas kesehatan Australia mengaku telah memecahkan misteri yang memicu banyak spekulasi awal bulan ini.

Kejadian ini bermula ketika seorang perempuan asal Brisbane, Neti Moffitt, meminta penyelidikan ketika jeruk - yang sebagian dimakan oleh putranya - berubah warna setelah diiris.

Ternyata menurut para ilmuwan, perubahan warna itu diakibatkan karena reaksi alami antara buah dan pisau tajam. Mereka juga menambahkan, tidak ada risiko kesehatan yang ditimbulkan dari buah jeruk itu sendiri.

Stewart Carswell, kepala ahli kimia dari Queensland Health, mengatakan "sejumlah uji coba" dilakukan untuk menentukan penyebab perubahan warna.

Hasilnya menunjukkan bahwa anthocyanin - antioksidan alami dalam buah jeruk - bereaksi dengan partikel besi dari pisau yang baru diasah, katanya.

Hak atas foto Neti Moffitt
Image caption Pihak berwenang di Queensland mengatakan, perubahan warna itu tidak menimbulkan risiko kesehatan.

Moffitt mengatakan kepada BBC bahwa penelitian "brilian" itu telah memecahkan misteri yang dia alami.

Warna buah jeruk itu berubah menjadi ungu, beberapa saat setelah putra Moffitt yang berumur dua tahun makan beberapa potong.

"Sepertinya seseorang mencelupkannya ke dalam tinta, yang saya jamin tak ada seorang pun yang melakukannya," katanya kepada Australian Broadcasting Corporation awal bulan ini.

"Pertama kali yang ada dalam benak saya adalah, saya harap itu tidak berdampak buruk pada anak saya. Tapi ia baik-baik saja, ini sama sekali bukan sebuah drama."

Pada Rabu (26/9), Carswell menggambarkan penyelidikan yang dilakukannya merupakan hal yang tidak biasa.

"Kami memeriksa sampel yang terdiri dari darah, urin, air, tanah, ikan dan bahan makanan. Jadi, menyelidiki buah jeruk adalah hal yang benar-benar berbeda untuk tim kami," katanya dalam sebuah pernyataan.

Hak atas foto Neti Moffitt
Image caption Pisau dan alat pengasah dikembalikan setelah dilakukan tes forensik.

Pemerintah negara bagian Queensland mengatakan pihaknya telah meyakinkan keluarga Moffitt bahwa jeruk tidak berisiko bagi kesehatan.

Berita terkait