Elon Musk bos Tesla dituding melakukan penipuan sekuritas

Elon Musk Hak atas foto Scott Olson/Getty Images

Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (Securities and Exchange Commission) mengajukan gugatan yang menuduh bos Tesla, Elon Musk melakukan penipuan sekuritas.

Regulator keuangan AS mengatakan, pengakuan Musk bahwa ia telah mengamankan dana untuk mengambil alih perusahaan mobil listrik swasta adalah "salah dan menyesatkan".

Pihak regulator berupaya untuk melarang Musk bertindak sebagai petugas atau direktur perusahaan publik tersebut.

Musk menyebut tindakan itu "tidak adil" karena ia telah melakukan "kepentingan terbaik untuk kebenaran, transparansi dan investor".

"Integritas adalah nilai paling penting dalam hidup saya dan fakta-fakta akan menunjukkan saya tidak pernah mengkompromikan ini dengan cara apa pun," katanya dalam sebuah pernyataan.

Bulan lalu, Musk mengejutkan dunia bisnis atas cuitan Twitternya yang mengumumkan bahwa, ia tengah mempertimbangkan rencana perusahaannya untuk keluar dari bursa saham.

Ia menulis telah "mengamankan dana" untuk proposal, yang akan membuat nilai Tesla menjadi $420 (atau Rp6,2 juta) per saham.

Hak atas foto Getty Images
Image caption Musk, tokoh yang dikenal berani dalam mengemukakan berbagai gagasan.

Pernyataan itu "menciptakan kesan menyesatkan bahwa Elon hanya mementingkan untuk mengambil alih Tesla dan suara pemegang saham", sebut gugatan SEC, yang diajukan pada hari Kamis di pengadilan federal di New York.

"Sebenarnya dan pada kenyataannya Musk bahkan belum membahas, apalagi mengonfirmasi, syarat-syarat kesepakatan utama, termasuk harga, dengan sumber pendanaan potensial," katanya.

Cuitan tanggal 7 Agustus lalu bahkan membuat orang-orang dalam perusahaannya terkejut.

"Apakah yang ditulisnya ini sah?" kata kepala hubungan investor perusahaan itu menulis kepada kepala staf Musk.

'Kebingungan yang signifikan'

Saham Tesla melonjak setelah pengumuman Musk lewat cuitan Twitternya, sebelum kemudian ia muncul di tengah berbagai pertanyaan.

Beberapa minggu kemudian, Musk membatalkan rencananya, ia menyebut ada masukan dari investor.

SEC, yang juga menangani soal denda keuangan, mengatakan klaimnya menciptakan "kebingungan signifikan" di pasar saham dan merugikan investor.

"Berhati-hati dalam memberikan informasi yang jujur dan akurat adalah salah satu kewajiban paling penting dari CEO," kata Stephanie Avakian, co-director divisi penegakan SEC.

"Standar itu berlaku dengan kekuatan yang sama, ketika komunikasi dilakukan melalui media sosial atau dalam bentuk non-tradisional lainnya."

Gugatan SEC membuat saham perusahaan anjlok lebih dari 10% di aktivitas perdagangan after-hours.

Hak atas foto Getty Images
Image caption Orang-orang yang berpihak kepada Elon Musk mendorongnya untuk mendirikan perusahaan otomotif yang memproduksi mobil listrik.

Musk, yang mendirikan perusahaan Tesla dan telah menjabat sebagai chief executive sejak tahun 2008, adalah sosok yang kerap menimbulkan pertentangan dalam dunia bisnis.

Namun, ia juga telah banyak mengilhami para penggemarnya dan orang-orang yang mengkritiknya.

Banyak kalangan pendukung Musk, yang juga memimpin perusahaan peluncur roket, SpaceX, mendorongnya mendirikan industri mobil yang memproduksi mobil listrik.

Namun, para pengkritiknya - termasuk orang-orang yang memprediksi saham perusahaan itu anjlok - berpendapat bahwa keuangan Tesla menurun setelah berulang kali kehilangan targetnya dan berjuang untuk meningkatkan produksinya.

Tekanan keuangan yang dihadapi Tesla meningkat tahun ini, karena meningkatkan pengeluaran untuk meningkatkan produksi mobil terbarunya.

Perilaku yang aneh

Dalam beberapa bulan terakhir, perilaku Musk sendiri juga menjadi sorotan.

Pada bulan Juli lalu, komentar Musk menuai kecaman luas setelah menuding seorang penyelam gua Inggris adalah pedofil, penyelam itu sendiri turut serta dalam penyelamatan para remaja Thailand yang terjebak dalam gua.

Penyelam itu kemudian mengajukan gugatan terkait pencemaran nama baik.

Ia juga menarik perhatian setelah wawancara emosional dengan New York Times, di mana ia mengatakan bekerja "120 jam per minggu" dan mengonsumsi obat penenang.

Dan awal bulan ini, ia tampil menghisap marijuana di web untuk podcat dengan komedian Joe Rogan.

Topik terkait

Berita terkait