Majalah porno 'tidak dijual' di 7-Eleven dan Lawson jelang Olimpiade Tokyo 2020

Majalah porno di Jepang Hak atas foto BEHROUZ MEHRI/AFP

Dua jaringan toko kelontong terbesar di Jepang memutuskan untuk tidak lagi menjual majalan porno menjelang kejuaraan dunia rugby tahun ini dan Olimpiade tahun depan.

7-Eleven, yang memiliki lebih dari 20 ribu gerai di seluruh Jepang, mengatakan ingin "menciptakan lingkungan belanja yang tepat untuk semua pelanggan kami".

Mereka berencana menghentikan penjualan majalah porno secara bertahap hingga pertengahan tahun ini.

Langkah serupa ditempuh Lawson, yang memillki sekitar 14.000 toko di negeri itu.

Hak atas foto BEHROUZ MEHRI/AFP
Image caption Seven Eleven, yang memiliki lebih dari 20 ribu toko di seluruh Jepang mengatakan ingin "menciptakan lingkungan belanja yang tepat untuk semua pelanggan kami".

Toko kelontong, yang buka 24 jam, digemari oleh masyarakat Jepang karena menjual segala sesuatu, mulai minuman panas, makanan beku, serta kemeja kerja cadangan yang dibutuhkan pebisnis dengan tuntutan kerja tinggi.

Di toko-toko seperti itu, majalah seks biasanya dicampur dengan majalah lainnya pada rak yang diletakkan di bagian depan toko, dan terkadang diletakkan di bagian bawah rak.

Para pengelola toko kelontong itu merasa khawatir kondisi seperti itu bisa memberi kesan negatif.

Hak atas foto Behrouz MEHRI /AFP
Image caption Di toko-toko seperti itu, majalah seks biasanya dicampur dengan majalah lainnya pada rak yang diletakkan di bagian depan toko, dan terkadang diletakkan di bagian bawah rak.

"Di masa lalu, 7-Eleven sebagian besar digunakan pelanggan pria untuk membeli minuman dan makanan cepat saji. Ragam produk lainnya disesuaikan dengan kenyataan itu," kata pihak 7-Eleven kepada kantor berita Reuters.

"Namun demikian, dalam beberapa tahun terakhir, ada perubahan peran dan pemanfaatan tokoh kami, karena konsumen berubah, di mana 7-Eleven menjadi tujuan belanja bagi keluarga, anak-anak dan orang tua juga."

7-Eleven mengatakan bahwa segala yang terkait dengan pornografi menyumbang keuntungan kurang dari 1%.

Kejuaraan dunia Rugby akan digelar September nanti, sedangkan Olimpiade Tokyo akan dimulai Juli 2020.

Topik terkait

Berita terkait